Mau Sukses Geluti Usaha, Ini Tips nya

Ilustrasi

Anda tau tantangan terbesar saat memulai usaha? Bukan modal, bukan sepinya pembeli dan bukan pula pesaing pasar, namun mudahnya menyerah pada kegagalan. Bagaimana cara memulai usaha agar tak pantang menyerah?

Membuka usaha sendiri membutuhkan proses, tak ada yang cepat. Ada proses yang harus dilalui. Mulai dari memikirkan konsep awal, membuka, mempromosikan dan bersaing dengan competitor. Dalam proses ini, banyak sekali tantangan baik dari dalam atau pun luar, seperti pesaing. Beragamnya jenis usaha sampingan yang ada menambah tingkat kesulitan.Hal ini membuat banyak pesaing layu sebelum berkembang. Untuk itu di perlukan sikap pantang menyerah dalam bisnis. Pantang menyerah adalah sikap yang di tunjukan untuk melawan keadaan yang tak memihak. Seperti usaha yang sepi dan mungkin bangkrut.

Namun tenang, bukan berarti ilmu bisnis tak di miliki mereka yang memang bukan berasal dari pebisnis. Buktinya, pengusaha yang sekarang sukses, biasanya datang dari orang yang tak punya basic bisnis.

Membangun Daya Tahan dalam Memulai Usaha Sendiri

Berikut catatan mengenai bagaimana membangun dan mempertahankan mental bisnis supaya tetap focus meneruskan bisnis yang ingin di capai.

1. Punya Mimpi Besar
Mimipi menguras laut, begitu lah salah satu kiasan yang sering di bicarakan. Ini menunjukkan besarnya pengaruh mimpi, termasuk dalam berusaha. Makanya, saat memutuskan usaha sendiri, kita sebaiknya mempunyai mimpi dan cita cita yang bisa di jadikan alasan mengapa anda tetap bertahan.

Mimpi tersebut sebaiknya sesuatu yang baik, masuk akal dan kemungkinan di capainya besar. Jika tidak, mimpi akan mudah dikalahkan atau di nomerduakan oleh keadaan yang nanti nya bakal anda hadapi.

Ketika masalah datang, mimpi bisa jadi obat untuk menyemangati mimpi kita yang terpendam.

Baca juga:  Ikan Gabus Dikemas Kapsul dan Kuliner Kesehatan

Beberapa motivator terkenal menyarankan bahwa mimpi yang anda buat harus lah spesifik, jangan asal mimpi. Dengan begitu, kita bisa dengan mudah merasakan atmosfir dari mimpi yang kita rencanakan, dan menjadi cambuk saat ingin menyerah.

2. Bekerja berdasarkan Passion atau Hasrat
Bekerja karena dorongan cinta atau hobi pasti hasil yang anda akan dapat berbeda. Ada rasa keinginan ingin memberikan sesuatu yang terbaik. Kasarnya, meskipun tak di bayar anda tetap mau mengerjakannya.

Passion merupakan obat yang manjur di kala ingin menyerah. Meskipun penjualan sedang buruk, namun karena hal itu bukan karena tuntutan yang ada, namun karena anda menyukainya , anda akan terus memberikan sesuatu yang menurut anda terbaik.

Konsistensi pada apa yang di kerjakan hasilnya adalah berupa apresiasi.

Sebaliknya, jika bisnis dilakukan karena uang semata, ketika muncul tantangan atau kesulitan, niscaya anda akan mudah menyerah karena taka da dentuman dalam jiwa untuk mengusahakannya.

Umumnya, membangun usaha sendiri membutuhkan waktu. Jarang sekali ada yang berhasil dalam jangka pendek. Yang pasti, bekerja lah dengan passion.

3. Belajar dari Orang Sukses
Tips pantang menyerah lainnya adalah, Banyaklah belajar dari orang – orang yang sudah terlebih dahulu berhasil. Dari mereka, kita akan mengambil pelajaran sebelum memulai. Ada proses berliku seperti jatuh bangun, di tipu, tak laku, dan cerita itu bisa anda jadikan sebagai refrensi anda memulai usaha.

Mereka yang sukses pun pernah mengalami masa itu, namun mereka berhasil bertahan. Coba seandainya jika mereka berhenti di tengah jalan, keberhasilan mereka tak akan pernah terjadi.

Pengalaman orang sukses ini bisa jadi pengingat yang kuat untuk anda, menjadi pemacu semangat, ketika sedang ingin putus asa. Kalau para pebisnis sukses saja butuh waktu dan pengorbanan yang besar, bagaimana anda yang baru ingin memulai.

Baca juga:  Pandemi Corona, Penjual Empon-Empon " Diserbu" Pembeli

Makanya, sering seringlah mendengar seminar, radio atau talk show mengenai kisah orang orang sukses dalam usaha, dan anda bisa ambil pelajarannya.

4. Pentingnya Support keluarga
Saat bisnis sedang sulit, biasanya pemasukan rumah tangga pun juga kan tergoncang. Yang dulunya ke mall bisa seminggu sekali, kali ini hanya sebulan sekali. Atau mungkin juga di hapus.

Keluarga yang paling merasakan efeknya. Dan reaksi keluarga juga punya andil apakah usaha ini akan di teruskan atau tidak.

Keluarga yang tidak mendukung pasti tak mau jika di ajak berunding. Ada juga dari mereka yang mundur lantara desakan keluarga, yang ingin tetap mempertahankan gaya hidup, tidak mau prihatin, padahal kondisi pemasukan sedang buruk.

Sebaliknya, seharusnya keluarga juga ikut mendukung, memberikan semangat dan masukan untuk terus maju. Mereka harus memahami bahwa kesulitan yang ada sekarang akan tergantikan dengan kebahagiaan nantinya.

Makanya dari itu, penting untuk membicarakan dengan keluarga niat anda ketika ingin usaha. Menjelaskan bahwa mungkin saja akan melewati masa masa sulit di awal, tantangan yang tidak mudah, yang membutuhkan dukungan dari keluarga.

Kunci sukses memulai usaha sendiri, tidak hanya produk yang berkualitas, strategi pemasaran juga menjadi factor lain. tetapi lebih dari itu, di butuhkan sikap pantang menyerah. Bisnis itu penuh tantangan dan rintangan. Karena ketika pebisnis mundur sebelum sukses, strategi yang sudah di rencanakan sangatlah sia sia (bud).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here