Dari Hobi, Jebolan Santri Al Hikam Sukses Usaha Video Shooting

Fatkhul Ghozali atau yang biasa disapa Kang Fatkhul yang kini sukses geluti usaha Video Shotting

TRENGGALEK – JYBMedia: Mewujudkan santri mandiri, diterapkan Fatkhul Ghozali, warga Dusun Kedungmaron, RT 03,RW 01, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, yang sukses lakoni usaha Video Shooting, hingga dirinya dikenal khalayak.

Tidak dinyana, dibalik kesuksesan Lelaki 35 tahun, alumni Pondok Pesantren ( Ponpes) Al Hikam, Malang, 2008 lalu, harus dilalui dengan perjuangan berat dan tidak semudah yang dibayangkan.

Ditemui Tim jybmedia.com, Kang Fatkhul sapaan akrabnya berkisah, pekerjaan yang dilakoninya saat ini memang sesuai hobi yang digelutinya saat mengenyam ilmu di Pondok Pesantren, kala itu.

” Ya, waktu itu mondok sembari kuliah di Universitas Negeri Malang (UM) jurusan Sejarah, dari tahun 2004  sampai 2008. Gara-gara sering main Handycam Ponpes untuk mengambil video waktu ngaji, akhirnya jadi kebiasaan” ungkap Kang Fatkhul, ditemui dirumahnya bertepatan Peringatan Hari Santri, 22 Oktober 2019, kemarin.

Lelaki yang sudah dikarunia 1 orang anak itu juga menceritakan, dari awal hobi itulah menjadikan dirinya mahir dalam mengoperasikan alat handycam. Hingga, terbesit keinginan untuk melakoni profesi tersebut usai lulus dari Ponpes maupun Perguruan Tinggi.

” Prinsip yang saya pegang, ” Intine Nderek Dawuhe Kiai” (seperti dawuhe Almarhum KH. Hasyim Muzadi). Dan, usai ulus dari Pondok dan Perguruan Tinggi, saya melanjutkan Video Shotting sembari mengajar di bimbingan belajar SSC Tulungagung” urainya.

Kang Fatkhul juga menjabarkan, kala itu promosi yang dilakukan kalau dia menjalani usaha Video Shotting, diawali dari mulut ke mulut. Disamping itu, job dari temen temen Kuliah dan Pondok juga berdatangan

Lalu, dari pengalaman hajatan atau dia menyebutnya ” Sor Terop Ke Sor Terop”, lama kelamaan akhirnya bisa membeli peralatan Video Shooting. Puncaknya, tahun 2011, dia memilih fokus didunia Vdeografi dan aktivitas mengajar-pun ditinggalkan.

Baca juga:  Renyahya Keripik Gadung Banyakan Tersohor Seantero Nusantara
Serangkaian job yang dilakoni Kang Fatkhul, hingga membuat dirinya sukses saat ini.

” Dulu awalnya pakai kameranya cuma Panasonic MD 1000 yang pakai kaset pita recording. Jadi, prosesnya pindah datanya lama banget dan nggak bisa dihapus. Kalau sekarang, enak jaman sudah canggih, kamera kecil kecil, udah pakai memory, kalau jelek bisa langsung hapus dan prosesnya lebih cepat”  ucapnya seraya bangga.

” Alhamdulillah, sekarang bisa upgrade kamera DSRL yg lebih simple, ringan dan hasilnya lebih bagus” imbuh Kang Fatkhul.

Terakhir, dirinya juga berpesan agar para Santri yang ingin berwirausaha bisa memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini. Apalagi, promosi sekarang bisa dilakukan melalui internet yang bisa diakses oleh siapapun.

” Ya, pesan untuk memaknai Hari Santri tahun 2019 ini, ” Dari Santri Untuk Negeri” pungkasnya.(hil/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here