Pemkab Kediri Tangani Maksimal Bocah 8 Bulan Yang Lahir Tanpa Anus

121
Tim Laskar Panji Peduli saat mendatangi rumah Muhammad Febriyan Dwi Mursait, RT 04, RW 02, Dusun Kunjang Kidul, Desa Kunjang, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

KEDIRI – JYBMedia: Munculnya pemberitaan jybmedia.com akan kondisi bocah berumur 8 bulan yang sejak lahir tanpa anus, akhirnya disikapi Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Kediri. Adalah Muhammad Febriyan Dwi Mursait, bertempat tinggal di RT 04, RW 02, Dusun Kunjang Kidul, Desa Kunjang, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Untuk wujud perhatian yang dilakukan Pemkab Kediri melalui Dinas Kesehatan dan beberapa elemen yang ada, yakni melakukan pantauan terhadap pasien. Hal ini dilakukan, sejak pasien terdiagnosa dan akan mengawal pasien pada saat membutuhkan, baik saat di rumah maupun rujukan ke RSSA Malang

” Langkah yang dilakukan, melakukan pengobatan melalui Puskesmas setempat dan dirujuk ke RSUD Pare. Karena tindakan medis di RSUD Pare tidak memungkinkan, maka dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang” kata Kresna Setiawan, Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri, Jumat (8/11/2019)

Dia juga mengatakan, pada saat melahirkan, Siti Masamah (36), ibu kandung bocah yang lahir tanpa anus, sudah mendapatkan Jampersal dari Kabupaten Kediri. Dan, biaya berobat Febrian ke Rumah Sakit Saiful Anwar, sudah tercover Jamkesda Kabupaten Kediri.

” Untuk melakukan tindakan medis (operasi) di Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang, harus menunggu umur 1 tahun, agar bisa dibuatkan anus. Ditambah lagi, kondisi anak berat badanya juga belum mencukupi. Pastinya, secara medis sudah tertangani ” imbuh Kresna.

Disamping itu, Pj. Kepala Desa dan Perangkat Desa juga memberikan bantuan tambahan asupan Gizi. Bahkan, Kepala UPTD Pukesmas juga memantau kesehatan Febriyan dan akan membelikan alat sementara anus untuk diganti yang lebih baik.

Memprihatinkan, kondisi rumah Febri

” Masyarakat Desa Kunjang juga sangat peduli melalui Karangtaruna, Komunitas Kita Bisa dari Desa Kunjang akan membantu saat Operasi nanti. Bahkan, keterangan dari Kasun setempat, biaya Operasi juga akan dibantu dari hasil donatur masyarakat Desa Kunjang” pungkas Kresna.

Sekedar mengingatkan pemberitaan sebelumnya, Muhammad Febriyan Dwi Mursait, bocah berumur 8 bulan, asal  RT 04, RW 02, Dusun Kunjang Kidul, Desa Kunjang, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tidak memiliki anus sejak lahir dan membutuhkan bantuam para Dermawan.

Febri, sapaan akrab bocah yang belum genap berumur setahun ini merupakan putra kedua dari pasangan Murjito ( 35) dan Siti Masamah( 36). Pasangan suami istri ini, tergolomg ekonomi yang kurang beruntung dan tidak mampu melakukan pengobatan yang mumpuni bagi anaknya.

Setiap harinya, Febri membutuhkan plastik klip, kapas, plastik untuk pembuangan kotoran, pempes, susu SGM dan membutuhkan susu penambah gizi, satu kaleng Rp 250 ribu yang cukup untuk kebutuhan 5 hari.

Dari kondisi itu, Chika Laksamana, Koordinator Laskar Panji Peduli Kediri, bersama tim menggulirkan bantuan sesuai kemampuan yang dimiliki. Harapanya, dengan sedikit bantuan, berupa uang tunai, paket sembako dan lainya mampu meringkan beban pasangan Pak Murjito dan Bu Siti Masamah. (cka/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here