Satu Dasawarsa Membahagiakan anak-anak

🎶🎶🎼🎶
Yoo Prakanca
Dolanan ing njaba
Padhang Mbulan
Padhange kaya rina
Rembulane ne sing awe-awe
Ngelingake aja padha turu sore 🎼🎼🎼🎶

Alhamdulillah, tiadalah kesyukuran dan ucapan kebahagiaan selalu terpancarkan dari hati dan lisan ini kepada Sang Maha Indah dan menyukai Keindahan, yang karena Alloh lah Tuhan pencipta salah satu dari 8 pintu surga, salah satunya adalah pintu surga Al Farroh.

Sholawat dan salam tercurahkan kepada Sang Proklamator Pengenal Alloh dan penyambung Kemahakuasaan Alloh, Rosululloh Muhammad shollallohu alaihi wasalam.

Setelah sejenak merenung, tanpa terasa, perjalanan sebuah komunitas Bermain, Bercerita Betnyanyi dan Berkreasi Padhang Njingglang.

Penulis tiba- tiba seolah tersadar, bahwa Komunitas Padhang Njingglang ini ternyata telah berusia 10 tahun lamanya menyemai kegembiraan di hati anak-anak.

Kesadaran menulis inipun jujur, baru dimulai saat besuk Ahad pagi 17 Nopember 2019, bertepatan  dg 20 Robiul Awal 1441 H, akan digelar perhelatan Festival Padhang Njingglang 4. Alhamdulillah. MasyaaAlloh.

Tanpa terasa, telah satu dasawarsa KPJ ini berdiri. Tepatnya 29 Nopember 2009 di sebuah Rumah Kontrakan di Desa Jepun Tulungagung. Di halaman alm Pak Man tepatnya, bertepatan dg peringatan Maulid Nabi Muhammad, acara Padhang Njingglangan berlangsung untuk pertama kalinya.

Di halaman rumah  yg luas itulah kali pertama, lagu sholawat dan lagu Yo Prakanca sebagai lagu ‘kebangsaan’ negeri anak-anak bahagia itu  berkumandang. Suara nyanyian itu tinggi menjulang ke langit, untuk kelak baru diketahui bersama, bahwa ia akan membuka pintu surga Al Farroh kelak dg izin dan keridhoan Nya.

Setelah di halaman rumah di depan kontrakan rumah kami itulah, akhirnya Padhang Njingglang hadir membersamai anak-anak warga Jepun itu di malam hari di samping barat rumah. Hingga kemudian beberapa kali berpindah-pindah tempat.

Baca juga:  Truk Kelebihan Muatan Robohkan Tiang Telkom

Pernah suatu ketika di halaman rumah Pak Nursamsu, Pak Widji Paminto di Boyolangu, juga ia hadir di rumah Mas Wawan Susetya di dusun Glotan. Pun ia hadir pula membersamai di halaman masjid di Karangrejo rumah mas Syarifudin.

Hingga KPJ pun menggelar rutin tiap ahad ke 3 di alun-alun Tulungagung.

Sungguh fase demi fase perjalanan KPJ ini menggeliat dg segala kelebihan dan kekurangannya yg khas. Persis layaknya melihat rekam jejak perjalanan manusia.

Kadang semangat, tak jarang kendur di tengah jalan.

Pengirim : Anang Prasetyo- Pembina KPJ- Tulungagung

 

Bagi anda yang ingin berpartisipasi di kolom pembaca jybmedia.com anda bisa mengirimkan melalui WA di 081335017333 atau di email redaksi.jybmedia@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here