Fenomena Sumur Bor Semburkan Gas Gemparkan Wilayah Glagah

45
Sumur semburkan gas dan menyala apabila disulut api. Fenomena ini terjadi dirumah Puri warga Dusun Drokiyo, Desa Pasi, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan.

LAMONGAN – JYBMedia: Warga di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dihebohkan dengan munculnya sumber gas alam, yang berasal dari proses pengeboran sumur bor milik warga setempat

Keterangan Suwignyo, Camat Glagah, kejadian berawal saat Puri (90), warga Dusun Drokiyo, Desa Pasi, Kecamatan Glagah, mendatangkan 5 pekerja untuk membuat sumber air bersih,.

” Nah, begitu mencapai kedalaman 24 meter, sumur bor menyemburkan air dan lumpur, hingga mencapai ketinggian 4 meter,” kata Suwignyo Kamis (28/11/2019).

Lambat laun, tekanan tersebut menurun, akan tetapi berganti dengan tekanan udara disertai bau menyengat menyerupai gas alam.

Dari kejadian itu, lanjut Camat Glagah, proses pekerja untuk operasional dihentikan. Namun, pemilik beserta keluarga merasa takut dan khawatir, termasuk tetangga dekat. Akhirnya, beberapa perangkat desa dan warga setempat menginformasikan ke beberapa pihak.

“Setelah mendapat informasi, kami bersama Koramil dan pihak kepolisian meninjau lokasi beserta petugas BPBD terjun langsung mendatangi lokasi sumur bor,” urai Suwignyo.

Ditempat terpisah, Nanik, anak pemilik sumur bor mengatakan, jika kejadian tersebut diluar dugaannya. Karena, banyak warga beranggapan, bahwa membuat sumur bor ditempatnya selama ini kedalamannya mencapai 90 meter tapi tidak terjadi seperti ini. Akan tetapi, sumur bor miliknya begitu mencapai kedalaman 24 meter, muncul semburan air dan lumpur,

“Setelah semburan air dan lumpur, berganti tekanan udara berbau gas. Kami sekeluarga takut dan khawatir akan dampaknya nanti. Bahkan, saudara saya Tatik, sempat pingsan saat merekam dan memotret tadi, ” terang Nanik.

Dari kejadian tersebut, pihaknya berharap sumur bor miliknya bisa segera dicarikan solusi. Sehingga, rasa kekhawatiran keluarga beserta warga sekitar akan hal hal yang tidak diinginkan tidak sampai terjadi.

Petugas Kepolisian memasang gari Police Line guna mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan.

” Saya berharap dan minta tolong, agar masalah ini bisa diatasi solusinya. Karena, kami sekeluarga dan warga setempat takut dan khawatir sekali. Apalagi, gas tersebut bisa menyala jika disulut api, seperti yang dilakukan bapak-bapak petugas tadi,” pungkas Nanik, dengan raut muka takut.

Sementara, Muslimin, Kasi Tanggap Darurat BPBD Lamongan mengatakan, jika kejadian itu berawal dari informasi warga adanya pengeboran untuk membuat sumber air bersih berujung keluar gas alam.

“Setelah kami lakukan pengecekan, gas tersebut bisa menyala jika disulut dengan api. Kesimpulannya, udara yang keluar mengandung potensi kandungan gas yang bisa terbakar, ” katanya saat meninjau lokasi.

Untuk sementara waktu, pihaknya belum bisa mengatakan itu bahaya atau tidaknya. Tapi, guna mengantisipasi bahaya yang terjadi, dilakukan tindakan preventif dengan memasang pipa ke atas untuk membuang gas keatas serta menghimbau agar warga jauh dari lokasi sumur bor tersebut.

“Dengan peristiwa ini, kita koordinasi dengan Dinas, seperti Dinas Prekonomian dan Dinas lingkungan Hidup, untuk melakukan uji diwilayah sekitar lokasi,” pungkas Muslimin. (bis/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here