Ini Wujud Nurhadi Dukung LATSARGAB di Tulungagung

67
Mengenakan ikat kepala, Nurhadi S.Pd, anggota Komisi VIII DPR RI, saat menghadiri Giat Latihan SAR Gabungan (LATSARGA di Pantai Popoh, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

TULUNGAGUNG – JYBMedia: Anggota Komisi VIII DPR RI, Nurhadi S.Pd sekaligus Panglima Laskar Panji Peduli menghadiri pembukaan Upacara Giat Latihan SAR Gabungan (LATSARGAB) yang berlangsung di Pantai Popoh, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (31/11/2019).

Sebagai wujud dukungan dan perhatian penuh akan acara tersebut, Politisi Partai Nasdem ini tiba lebih awal dilokasi, sekitar pukul 07.00 WIB, bersama rombongan Tim Laskar Panji Peduli Tulungagung.

” Pastinya, sesuai porsi kami di Komisi VIII yang salah satunya membidangi kebencanaan, kami secara penuh mendukung acara ini sebagai wadah menambah pengetahuan bagi para peserta” ucap Nurhadi, usai menghadiri acara tersebut.

Untuk diketahui, kegiatan Pelatihan yang bertemakan “Penguatan Peran Masyarakat Pada Penanganan Bencana”, diikuti 141 orang peserta. Diantaranya, dari Pelajar, Komunitas Peduli, Perwakilan dari Lembaga atau Instansi dan lainya.

Adapun, metode di kegiatan LATSARGAB meliputi, pemantapan wawasan kebangsaan, materi dasar SAR, SARDOG (sar anjing), materi vertikal rescue, materi SAR laut, materi SAR darat, materi kemedisan dan lainya.

Menariknya, penyematan secara simbolis tanda peserta juga dilakukan oleh Inspektur Upacara yang di pimpin oleh Suban Wahyudiono ST.MM, Kepala BPBD Propinsi Jawa Timur mewakili Gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa yang berhalangan hadir.

Suban dalam sambutannya mengatakan, bahwa potensi kerawanan musibah hampir sama di setiap Propinsi Jawa Timur. Banyak kawasan pantai, sehingga ancaman sunami relatif tinggi. Untuk Jawa Timur, juga identik beriklim tropis hingga musim kemarau ancamannya kekeringan dan kebakaran hutan.

” Kalau musim hujan, banjir bandang dan angin puting beliung serta tanah longsor mengancam” urai Subun.

Lebih jauh diungkapkan Subun, Jawa Timur mempunyai 7 gunung berapi. Dan, apabila dipetakan ada 13 kabupaten yang terdampak apabila terjadi bencana Erupsi Gunung Api. Maka itu, dari semua potensi bencana ini menjadi tugas dari BNPB, BPBD Propinsi.

” Diharapkan, BPBD Kabupaten dan Relawan relawan yang ada untuk mngadakan edukasi ke Desa-desa dilokasi yang rawan bencana itu” pungkasnya.

Sekedar diketahui, turur hadir dalam kegiatan tersebut, Polres Tulungagung, Makodim Tulungagung ,TNI AL, Dinkes Tulungagung, Basarta, Basarnas Trenggalek, FPBI dan peserta latihan.(har/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here