Jajanan Tradisional Turun Temurun Yang Tetap Digandrungi

Masih terjaga, lokasi jualan jajanan tradisional klepon yang berada di Desa Wonosari, Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

KEDIRI – JYBMedia: Banyaknya makanan olahan baru dan snack kekinian, ternyata belum mampu menyisihkan jajanan tradisional yang satu ini. Yakni, klepon yang berada di Desa Wonosari, Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Apabila melihat cita rasa jajanan tradisional yang masih dijaga secara turun temurun ini, kenyataanya masih eksis hingga saat ini. Bahkan, sang penerus pun tidak tahu, kapan awal dimulainya usaha dari keluarganya ini.

Adalah Bu Rikani, Perempuan berusia 60 tahun yang menjadi generasi penerus usaha jajanan tradisional klepon Wonosari. Dia mengaku, bahwa usaha yang dirintis keluarga besarnya ini diawali dari kecil.

” Dulu, masih kecil ruangannya dan tempat jualan juga minim. Bahkan, akses jalan masuk ke lokasi jualan juga belum bagus dan berbeda jauh dengan kondisi saat ini” jelas Bu Rikani, sembari membuatkan jajanan tradisional klepon bagi tim jybmedia.com, saat bertandang, Sabtu (14/12/2019).

Ketika ditanya asal mula dan kapan berdirinya jajanan tradisional klepon, Bu Rikani mengatakan, bahwa dirinya kurang begitu paham. Seingat dirinya, sejak kecil kala itu usaha jajanan tradisional klepon ini sudah ada.

” Kalau awal berdirinya usaha jajanan tradisional klepon ini, saya kurang paham.Karena, saya waktu kecil kala itu sudah ada usaha ini. Jadi, turun temurun dan saya tidak terpikirkan mencari tahu kapan berdirinya. Satu porsinya, hanya Rp 4 ribu” tandasnya.

Mengacu dari keterangan Bu Rikani, generasi penjual jajanan tradisional klepon Desa Wonosari, memang keberadaan jajanan satu ini sudah berdiri puluhan tahun lamanya, tapi tetap terjaga sampai kini. Dimana, Klepon, salah satu dari sekian ribu macam jajanan pasar tradisional yang ada di Indonesia memiliki rasa yang manis legit.

Baca juga:  Ngaji di Warung Ala MATAN Sentuh Generasi Muda

 

Makanan klepon, terbuat dari tepung beras ketan yang diberi pewarna hijau atau putih, kemudian diisi dengan gula merah lalu dibentuk bola-bola kecil yang direbus dalam air mendidih. Terakhir, kemudian dibaluri dengan parutan kelapa. Pastinya, tidak bisa dibayangkan untuk menikmatinya.

Nah, bagi anda yang bertandang di Kediri, jangan lupa mampir ke jajanan tradisional yang sudah melegenda ini. Pastinya, dijamin rasa manis, kenyal tak terlukiskan dengan balutan suasana Desa Wonosari yang tenang dan nyaman.

Untuk para traveler kuliner, lokasi jajanan tradisional klepon Desa Wonosari, dekat dari monumen Simpang Lima Gumul (SLG) sehingga sangat terjangkau. (ogi/bud)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here