Gagal Panen, Puluhan Hektar Sawah di Desa Bakalanpule Terendam Banjir

Bak lautan, puluhan hektar sawah terancam gagal panen, di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

LAMONGAN – JYBMedia: Hujan deras selama beberapa hari mengguyur Kabupaten Lamongan wilayah Selatan, bukan hanya mengakibatkan jembatan putus di wilayah Kecamatan Mantup, tapi juga banjir merendam puluhan hektar sawah di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung.

Kepala Desa Bakalanpule, Zamroni mengatakan,banjir diwilayahnya tidak hanya merendam lahan pertanian warganya, banjir juga terjadi di akses jalan poros kecamatan menuju Kecamatan Sarirejo.

“Banjir di Bakalanpule ini merendam sekitar 20 hektar lahan pertanian setinggi sekitar 50 cm, kalau di jalan raya 10 cm,” kata Kades Bakalanpule, Zamroni. Selasa (07/01/2020).

Menurutnya, banjir yang terjadi di desanya ini bukan hanya terjadi kali ini saja, melainkan sudah menjadi langganan tiap tahun. Untuk itu, pihaknya berharap adanya solusi dari Pemerintah agar bisa mengantisipasi banjir yang terjadi hampir tiap tahun ini.

“Banjir biasanya memang tak berlangsung lama. Namun, cukup berdampak dengan tanaman padi di lahan pertanian warga,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Sokran (58) warga Dusun Bakalan Desa Bakalanpule, Ia berharap banjir yang merendam lahan milik warga termasuk sawah miliknya, segera ada solusi dan tidak menjadi langganan banjir tiap tahun.

“Semoga Pemerintah bisa bergerak cepat memberikan solusi guna antisipasi terjadinya banjir seperti ini,” kata pria yang juga sebagai Kepala Dusun Bakalan. (bis/bud)

Baca juga:  Biji Seledri yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here