Kebanyakan Minum Es, Ini Dampaknya

FOTO : Ilustrasi segelas air es

Minum air es saat cuaca sedang panas memang menyegarkan. Apalagi jika meminum air es setelah berolahraga, tentu akan sangat melegakan dahaga. Namun, terlalu sering minum air es juga tidak baik lho untuk kesehatan. Sebab, air es bisa membekukan lemak yang ada pada darah kita, sehingga membuat peredaran darah menjadi tidak lancar. Akibat peredaran darah yang tidak lancar ini, membuat proses pembakaran lemak dan metabolisme tubuh menjadi terganggu sehingga bisa menyebabkan tubuh mengalami peningkatan berat badan yang cukup signifikan dan berakibat kegemukan.

Tak hanya beresiko mengalami kegemukan saja lho, terlalu sering minum air es juga bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan Anda.

Nah, penasaran apa saja bahaya jika terlalu sering minum air es? Yuk, Simak ulasan yang dilansir tim jybmedia.com dari berbagai sumber :

1. Penyumbatan pada usus

Terlalu sering minum es, terutama setelah makan dapat menyebabkan penyumbatan pada usus lho, mengapa bisa? Karena seringnya meminum air es setelah makan dapat menyebabkan proses penghancuran dan penyerapan makanan di dalam usus menjadi terganggu. Suhu air es menyebabkan struktur makanan menjadi beku dan membuat lemak pada saluran usus menjadi mengendap, sehingga terjadi penyumbatan pada usus.

2. Memicu radang tenggorokan

Meski sangat menyegarkan jika diminum saat cuaca sedang panas, terlalu sering minum air es juga bisa membuatmu terkena radang tenggorokan lho. Mengapa bisa? Karena terlalu sering meminum air es dapat menyebabkan munculnya lendir pada lapisan kerongkongan. Jika hal ini terus dibiarkan akan menyebabkan saluran tenggorokan menjadi mudah terkena infeksi dan radang serta juga bisa memicu gangguan pada sistem pernafasan.

3. Gangguan fungsi pencernaan

Terlalu sering minum air es tidak baik lho untuk pencernaan, karena dapat memperlambat proses pencernaan, nyeri di bagian perut, dan mual. Selain itu, air es dapat membekukan makanan dan tidak dapat membantu untuk menghancurkan lemak secara maksimal, sehingga menyebabkan perut kembung dan juga sembelit.

Baca juga:  Mengenal Tentang Buah Zuriat

4. Memperlambat detak jantung

Menurut sebuah penelitian, meminum air es terlalu sering bisa mempengaruhi saraf vagus, yaitu saraf dalam tubuh yang bertugas untuk mengontrol aktivitas bawah sadar tubuh seperti detak jantung. Air es bisa mempengaruhi kinerja saraf vagus ini sehingga membuat detak jantung menjadi lambat.

5. Meningkatkan berat badan

Banyak orang beranggapan bahwa minum air tidak akan bisa membuat gemuk, karena air tidak mengandung kalori. Hal tersebut memang benar adanya, tetapi akan berbeda faktanya jika yang kita minum adalah air es atau air dingin. Minum air es bisa membuat berat badan kita menjadi meningkat lho.Penyebab air es dapat meningkatkan berat badan yaitu karena air es dapat membekukan lemak yang ada pada peredaran darah sehingga membuat peredaran darah menjadi terhambat dan tidak lancar. Akibatnya, proses pembakaran lemak dan metabolisme tubuh menjadi terganggu sehingga menyebabkan tubuh mengalami peningkatan berat badan yang cukup signifikan yang berakibat kegemukan.

6. Mudah haus

Tujuan utama dari minum air es adalah untuk menghilangkan rasa haus dan menyegarkan dahaga. Namun, pada faktanya minum air es justru akan membuatmu menjadi mudah haus lho, mengapa? Karena air es bisa menyempitkan pembuluh darah. Begitu juga dengan dehidrasi yang malah membuat aliran darah dan oksigen menjadi menurun, sehingga membuat kita akan selalu merasa haus meskipun telah meminum air es dengan jumlah yang banyak. Dengan meminum air es hanya akan memperburuk keadaan tubuh kita.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here