Dari Rumah Reyot Hingga Miliki Rumah Gedongan

Salah satu Dusun di Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, yakni Dusun Tanjung, yang harus direlokasi karena wilayahnya terdampak pembangunan Bandaran. Karena, wilayah ini notabene akan dipakai salah satu landasan pacu pesawat

Dusun yang dulunya hanya terdapat 18 KK dengan bangunan yang sederhana, seketika dibayar cash oleh Gudang Garam yang diwakili oleh PT. SDHI (Surya Dhaha Investama), membeli seluruh area Dusun Tanjung, kemudian direlokasi ke Dusun Bedrek Selatan yang tidak jauh dari lokasi.

Pemaparan beberapa warga yang dulunya juga dari Dusun Tanjung, keadaan Dusunnya sekarang sudah rata dan digempur. Karena, sebentar lagi akan ada peletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya proyek pembangunan Bandara Kediri yang sudah pasti masuk Proyek Strategis Nasional (PSN)

Damulan, salah satu warga Bedrek Selatan yang ingin dipanggil sebagai warga Tanjung Baru ini menjelaskan, bahwa rumah-rumah tetangganya sudah bagus, tidak reyot seperti dulu, sekarang punya asset dan usaha.

“Alhamdulillah tetangga ada yang punya truk untuk angkut pasir, beli mobil, bangun rumah tingkat, beli sawah. Saya, dulunya hanya punya toko kecil, sekarang bisa besar dan mempunyai mini SPBU. Sangat bersyukur sekali dengan keadaan sekarang, apalagi dekat dengan bandara, prospeknya sangat bagus. Miinimal tidak jauh-jauh, hingga bisa berdampak bagi saya dan para tetangga” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada dasarnya, seluruh warga yang dulunya menerima tawaran pembelian tanah ataupun lahanya waktu itu, memang tanpa berfikir panjang, lantaran sudah mulai merasakan dampaknya sekitar 2 tahun terakhir ini. Mereka berharap, dengan adanya Bandara bisa mensesjahterakan warga sekitar.

Baca juga:  Penjual Terompet Musiman Mulai Bermunculan
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here