Pospera Lamongan Desak DPRD Awasi Biaya Pendidikan

LAMONGAN – JYBMedia: Presiden RI Joko Widodo meminta biaya pendidikan bisa tepat sasaran. Jokowi tak ingin ada anak-anak Indonesia yang putus sekolah karena tersangkut biaya pendidikan, selain itu juga menekankan soal program pembenahan sistem pendidikan yang mampu merespons perubahan dunia dengan cepat dan fleksibel.

Untuk itu, Presiden telah mengeluarkan lima program untuk biaya pendidikan di berbagai tingkatan, diantaranya BOS dan BSMS supaya anak-anak dapat sekolah hingga selesai.

Meski demikian, masih saja dijumpai praktek biaya pendidikan yang dirasakan memberatkan bagi wali murid di Lamongan. Terkait biaya pendidikan tersebut, Ketua anak cabang Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Lamongan, Defit Budiansyah, menyayangkan masih ditemukan adanya praktek biaya pendidikan yang dilakukan sekolah negeri.

“Tapi nyatanya di Lamongan masih banyak kebijakan-kebijakan sekolah yang menarik biaya setiap bulan kepada wali murid atau siswanya. Yang dilakukan dengan berbagai sebutan seperti biaya infaq, dan sebutan lainnya. Belum juga biaya uang gedung, UNBK, seragam, dan lainnya,” ungkap Defit, Kamis (16/01/2020).

Dia mengatakan, Ini jelas sangat membebani wali murid dan siswa itu sendiri. Sehingga dikhawatirkan tujuan pemerintah untuk mensukseskan pendidikan yang terjangkau tidak terlaksana dengan baik.

” Dan tak jarang mereka mengeluh lantaran tak punya biaya. Sementara sekolah sendiri kerap memberikan edaran batasan pembayaran yang digunakan untuk persyaratan pelaksanaan kegiatan di sekolah” imbuhnya

Hal tersebut Pospera mendesak, agar dinas terkait hingga DPRD mengawasi dan mempertegas aturan biaya maksimal yang dikenakan kepada masing-masing siswa, supaya tidak mengenakan biaya di atas biaya maksimal yang disepakati.

“Karena jika ini tidak diberlakukan, pospera akan berkirim surat ke presiden,” tegasnya.(bis)

Baca juga:  Edarkan SS, Sepasang Kekasih Ditangkap Satresnarkoba Polresta Kediri
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here