Waspada Bencana, Semua Elemen Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana

44
Apel bersama bertajuk " Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Kota Kediri tahun 2020" saat berlangsung di Lapangan Gajah Mada, Kota Kediri, Jawa Timur.

KEDIRI – JYBMedia: Pemerintah Kota Kediri terus memantau dan berkoordinasi dengan stakeholder yang ada seryabseluruh lapisan Relawan untuk bersinergi mengamankan wilayah Kota Kediri, dari ancaman cuaca buruk yang sempat melanda sejak 2 pekan yang lalu, Rabu (15/1/2020) digelar Apel bersama bertajuk ” Gelar Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Kota Kediri tahun 2020″ di Lapangan Gajah Mada, Kota Kediri, Jawa Timur.

Apel akbar kesiapsiagaan potensi bencana ini diikuti unsur TNI, Polri, BPBD, Polisi Hutan Perhutani, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial (Tagana), DLHKP, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PP, PLN, PDAM, PMI, Gudang Garam, dan dinas terkait di Kota Kediri, hadir juga Awak Media.

Seluruh peserta apel juga menyiapkan semua perangkat yang ada untuk ditampilkan, agar menerangkan bahwa, setiap stakeholder di Kediri sudah siap dalam proses penanggulangan bencana.

Ditemui usai pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan, Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana, menjelaskan, bahwa Apel ini diselenggarakan bukan hanya untuk seremonial, tetapi sebagai sarana informasi kepada masyarakat bahwa mereka para stakeholder sudah siap jika terjadi sesuatu dan selalu standby jika ada pelaporan dari masyarakat.

“Pagi ini, kita melaksanakan Apel pengecekan Kesiapsiagaan melihat cuaca ekstrim masih berlangsung sejak dua minggu ini. Sinergitas TNI, Polri, BPBD dan unsur lain telah terjalin dengan baik. Kita, disini untuk memantapkan, pengecekan kembali baik personil, sarana prasarana maupun bidang logistik, syukur Alhamdulillah kita tidak berharap terjadinya bencana alam terjadi di kota Kediri namun kita siap” ujarnya.

Menurutnya, Apel kali ini, semua unsur yang dilibatkan banyak sekaligus pemetaan kembali unsur yang sebelumnya belum tergabung, agar pembagian lebih merata pada personil serta sarana dan prasarana.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana, saat mengecek kesiapan peralatan, sarana dan prasarana

“ Untuk personil yang dilibatkan pada Apel Kesiapsiagaan sekitar 750 orang, dibagi dalam dua Posko di wilayah Pesantren dan Mojo Sarana dan Prasarana yang kita siapkan, ada perahu karet, tambang dan alat-alat sudah kita siapkan. Tetapi, yang perlu diwasapadai, pertama, pohon tumbang dan kedua tanah longsor. Ini yang benar-benar disiapkan dan antisipasi serta edukasi kepada warga juga sudah dilakukan” ucapnya

” Setiap Minggu, dilaksanakan Anev (analisa dan evaluasi) di tingkat Kecamatan, Puskesmas, Koramil, Polsek maupun BPBD tentang apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana” imbuhnya.

Kapolres Kediri Kota juga menjelaskan, pada persiapan Logistik pun, dicek secara teliti oleh AKBP Miko untuk pemantapan didampingi para stakeholder terkait. Tujuanya, menjelaskan fungsi pada setiap perangkat yang ditampilkan. Dan, penentuan Posko kesiapsiagaan pun bukan tanpa alasan. Tapi, Posko didirikan karena hasil pemetaan dan faktor rekomendasi dari pihak BPBD.

“ Penentuan Posko berdasarkan pemetaan BPBD Kecamatan Kota, Pesantren maupun Mojoroto.Ketika hujan angin atau pohon banyak yang tumbang, bisa langsung ke Posko antara Pesantren atau Mojo. Kenapa di Pesantren, karena titik tengah sentral dan lapanganya luas. Jadi, jika terjadi apa-apa bisa lari kesini, bisa lapor. Dari sini, bisa kita gerakkan ke titik tersebut” tutupnya.(ogi/bud)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here