Minim Bahan Baku, Penjual Kedelai Rebus Makin Langka

67
Meski sulit bahan baku, Hadi, salah satu penjual Kedelai Rebus, asal Banyakan, Kabupaten Kediri, masih tetap melakoninya.

KEDIRI – JYBMedia: Membahas Kedelai ialah salah satu makanan yang masuk jenis kacang-kacangan, olahannya pun ada banyak, salah satunya makanan khas di Kediri yaitu Tahu dan Tempe. Olahan lain, seperti kecap bahkan susu kedelai, sebagai makanan yang sarat nutrisi ini sangat cocok untuk orang vegetarian, karena kaya akan protein tinggi, sebagai pengganti daging atau susu sapi.

Salah satu olahan lainya yang juga diminati masyarakat, yakni kedelai rebus. Cara masaknya pun simpel, hanya dibersihkan, kemudian dihangatkan diatas pemanas.

Berbicara akan keberadaan penjual kedelai rebus, memang sudah mulai langka di wilayah Kota Kediri. Kendati demikian, Hadi, salah satu penjual Kedelai Rebus, asal Banyakan, Kabupaten Kediri, masih tetap melakoninya.

Ia mengaku, langkanya penjual kedelai rebus, lantaran sulitnya mendapatkan bahan baku.

” Memang, lenjual kedelai rebus sudah mulai jarang. Saya saja dapat pasokan bahan baku dari wilayah Semen. Masalahnya, bahan baku dimana-mana habis” ungkapnya saat ditemui tim jybmedia.com, Selasa (21/1/2020).

Lelaki berusia 35 tahun itu juga mengatakan, langkanya bahan baku kedelai juga dipicu pola booking yang dilakukan oleh penjual Tahu dan Tempe. Apalagi, di Kediri pusatnya oleh-oleh Tahu

” Jadi, penjual kedelai rebus kesulitan bahan baku. Teman-teman saya saja banyak yang sudah tutup karena susahnya bahan baku” keluhnya.

Hadi juga menguraikan, untuk kedelai rebus dijual dengan harga sangat murah. Tiap 3 ikatnya, hanya dihargai Rp 5 ribu saja. Dan, lokasi perjualan yang jualanya di area PG Mrican arah Warujayeng, Kabupaten Nganjuk.

” Saya mulai berjualan dari pagi hingga sore hari. Biasanya, sehari hanya membawa 50 hingga 60 ikat. Alhamdulillah, dagangan selalu ludes terjual, karena semakin susahnya menemui penjual kedelai rebus saat ini ” pungkasnya.(ogi/bud)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here