Intip Yuk, Pemicu Mendengkur dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi saat tidur mendengkur

Mendengkur atau ngorok adalah suara yang ditimbulkan dari orang yang tidur akibat terhalangnya sistem pernafasan seseorang, bahkan suara tersebut sangat mengganggu dan membuat orang lain menjadi sulit tidur, dalam istilah kedokteran mendengkur atau ngorok disebut dengan sleep apnea atau aktifitas tidur yang terganggu, penyebabnya terjadi karena adanya penyempitan saluran pernafasan. Umumnya kebiasaan mendengkur atau ngorok terjadi pada siapa saja baik laki-laki maupun perempuan namun lebih sering menimpa pada laki-laki yang kelebihan berat badan.

Semakin bertambah usia kebiasaan mendengkur atau ngorok akan bertambah parah apabila tidak segera ditangani dengan serius. Banyak sekali penyebab sehingga seseorang bisa mendengkur atau ngorok dalam tidurnya dan penyebab utamanya adalah terhambatnya saluran pernafasan yang menyempit saat dilalui udara sehingga menimbulkan suara. Adapun penyebab menyempitnya saluran pernafasan banyak faktornya, antara lain disebabkan oleh ;

1. Otot-otot pernafasan mengendur saat tidur
2. Melemahnya otot tenggorokan dan otot lidah
3. Amandel yang terlalu besar
4. Lidah jatuh ke belakang akibat posisi tidur yang terlentang
5. Adanya benjolan pada tenggorokan akibat kegemukan atau penyakit tertentu

Kebiasaan mendengkur atau ngorok ternyata bisa cukup membahayakan kesehatan, karena pada saat mendengkur atau ngorok suplai oksigen ke seluruh tubuh akan terganggu akibat menyempitnya saluran pernafasan tersebut. Apabila gangguan suplai oksigen tersebut berlangsung lama saat tidur maka tubuh kita akan mengalami kekurangan oksigen. Dengan berkurangnya oksigen dalam tubuh maka resiko terburuk bisa mengakibatkan nyawa melayang, hal ini biasanya terjadi pada OSA (obstructive sleep apnea) karena kebiasaan mendengkur atau ngorok sudah mencapai tahap yang mampu menghentikan pernapasan untuk beberapa saat. Kalau nafas terhenti walau hanya beberapa saat, efek negatifnya adalah kematian, untuk mengetahui apakah kebiasaan mendengkur atau ngorok sudah tergolong bahaya apa belum, kita bisa mengenali dari ciri-ciri dengkurannya, dengkuran yang berbahaya adalah dengkuran yang terdengar keras lalu tiba-tiba terhenti dan dilanjutkan kembali dengan hentakan nafas. Saat terjadi situasi seperti itu seluruh organ tubuh kita akan bekerja lebih keras, termasuk jantung dan otak. Dampaknya jantung akan bekerja keras memompa darah lebih banyak lagi untuk memenuhi kebutuhan oksigen dalam tubuh. Sementara itu, otak bekerja lebih keras juga membuat kita tersadar dari tidur agar pernafasan yang terhenti dapat dilanjutkan kembali.

Baca juga:  Ini Cara Tubuh Tetap Fit Meski Begadang

Dalam jangka pendek seseorang yang mendengkur seperti itu akan merasa mengantuk secara berlebihan pada siang hari pada saat tidak melakukan aktifitas atau kegiatan yang melibatkan fisik. Selain itu, orang tersebut juga akan menjadi pelupa dan sulit untuk berkonsentrasi dengan baik. Untuk jangka panjangnya, orang tersebut akan mudah terserang oleh berbagai penyakit berbahaya seperti tekanan darah tinggi atau hipertensi, stroke, dan jantung. Hal ini disebabkan karena jantung dan otak seseorang yang memiliki kebiasaan mendengkur atau ngorok, organ vital mereka akan mengalami kelelahan dan mudah rusak akibat sering dipaksa bekerja keras.

Selain dampak berbahaya tersebut, mendengkur atau ngorok juga dapat menyebabkan hal-hal berikut ;

1. Kualitas Tidur Terganggu
Tidur menjadi tidak sempurna sehingga selalu muncul rasa kantuk dan rasa lelah yang berlebihan di siang hari. Selain itu akibat dari tidur yang terganggu dalam waktu yang lama akan menurunkan sistem kekebalan tubuh.

2. Timbulnya Berbagai Macam Penyakit
Kebiasaan mendengkur atau ngorok yang parah akan memicu munculnya berbagai macam penyakit, seperti: mudah lupa, sakit kepala, darah tinggi, stroke, dan jantung. Hal ini bisa terjadi akibat sistem kekebalan tubuh yang terus turun sehingga menyebabkan berbagai organ vital bekerja tidak sempurna yang mengakibatkan terganggunya sistem tubuh dalam mengeluarkan racun berbahaya dalam tubuh.

Kebiasaan tidur mendengkur atau ngorok yang bisa mengganggu orang lain disekitarnya dan menurunkan kualitas kesehatannya, kebiasaan ini bisa segera disembuhkan dengan syarat orang di sekelilingnya membantu menyadarkan sehingga yang bersangkutan menyadari dan mau berubah agar tidurnya tidak mendengkur atau ngorok. Banyak sekali faktor yang menyebabkan seseorang tidur mendengkur atau ngorok, berikut tips sederhana mengatasi kebiasaan seseorang yang memiliki kebiasaan tidur mendengkur atau ngorok secara alami antara lain:

  1. Jika mendengkur atau ngorok di picu oleh faktor berat badan yang berlebihan, maka berusahalah untuk mengurangi berat badan agar sistem pernafasan kembali normal.
  2. Bila mendengkur atau ngorok disebabkan karena adanya amandel, maka sebaiknya segera lakukan operasi amandel.
  3. Hindari meminum minuman beralkohol karena alkohol akan menyebabkan penekanan pusat nafas di otak.
  4. Berhenti merokok karena merokok juga dapat menjadi salah satu penyebab tidur menjadi mendengkur atau ngorok.
  5. Hindari mengkonsumsi obat-obatan, seperti obat tidur, obat flu, obat penghilang rasa cemas, dan sejenisnya karena obat-obatan tersebut juga dapat menimbulkan gangguan pernafasan saat tidur.
  6. Jika kita memiliki alergi terhadap sesuatu, maka hindarilah faktor pemicunya. Karena, ternyata alergi juga menjadi salah satu pemicu timbulnya dengkuran.
  7. Usahakan untuk tidak tidur terlentang, karena pada saat tidur terlentang jalur pernapasan terhalang oleh otot di sekitar lidah yang jatuh ke belakang.
  8. Atur pola tidur sebaik mungkin, seperti kebiasaan bekerja lembur yang mengurangi kuantitas waktu tidur, karena efek kurang tidur bisa membuat tubuh mudah kelelahan. Kemudian dampaknya saat tiba waktunya tidur, maka akan memasuki mengalami tidur yang lelap dan lama sehingga otot-otot jadi mengendur dan lemas sehingga memicu suara dengkuran.
  9. Olah raga, dengan berolah raga secara rutin, selain membantu untuk menurunkan berat badan, juga akan melatih dan mengencangkan otot-otot di tenggorokan, sehingga dapat mencegah tidur mendengkur atau ngorok.
Baca juga:  Mengintip Gaya dan Style Bersepeda Yang Benar

Sekali lagi kunci untuk menghilangkan kebiasaan buruk tidur mendengkur atau ngorok adalah orang disekitarnya yang harus sabar untuk membantu menyadarkan penderita tersebut agar kebiasaan buruk tersebut bisa diatasi secepatnya seperti membangunkan saat yang bersangkutan sedang mendengkur atau ngorok dan merubah posisi tidur agar tidak mendengkur atau ngorok lagi. Selain itu yang bersangkutan juga mau berubah untuk tidak mendengkur atau ngorok lagi dengan cara mengetahui berbagai penyebabnya sehingga mau menjalankan berbagai pantangan penyebabnya sebagaimana diatas. Mudah-mudahan tips sederhana mengatasi mendengkur atau ngorok ini bermanfaat !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here