Ngaji di Warung Ala MATAN Sentuh Generasi Muda

302
Rizmi Al Haitami Nehru, Pengurus MATAN sekaligus Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri.

KEDIRI – JYBMedia: Meski marak bermunculan Ulama atau Ustadz tampil di sejumlah acara di telivisi maupun media sosial, namun peranya masih belum bisa maksimal menyentuh hati sebagian masyarakat kalangan muda. Dari sini, muncul gerakan gagasan atau kesadaran sosial untuk berkhidmah yang dilakukan sejumlah Santri yang tergabung dalam Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Almu’tabaroh An-Nahdliyah atau disebut juga MATAN Kediri Raya, berkantor di Jalan Wilis Mukti III, No.55, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur.

Saat ditemui tim jybmedia, Rizmi Al Haitami Nehru, Pengurus sekaligus Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri, menyampaikan,dalam kegiatan MATAN, ada dua program, yakni Warkopyah, dengan pola pengajian dari rumah kerumah, bertujuan mengajak teman teman yang tidak pernah keluar, dan tidak pernah ikut mengaji.

Lalu, Ngaru atau Ngaji di Warung yang kita khususkan pengajian untuk khalayak Muda, dengan konsep ngaji di warung. Dimana, pola dakwah yang dilakukan bukan di Mushola atau Masjid, melainkan pengajian di warung.

” Sekarang, banyak kalangan muda khususnya sungkan bila harus ikuti pengajian yang dilakukan di Mushola atau Masjid. Kali ini, dengan Ngaji di Warung menggunakan pola interaktif.Ada pengajian diselingi tanya jawab. Pola ini, sudah berjalan 2 tahun, baik di Kota maupun Kabupaten Kediri ” ujarnya

Ulama muda yang akrab disebut Gus Rizmi ini juga menguraikan, antusias dari masyarakat sangat positif dan tinggi. Bahkan, banyak warga harus mengantri untuk disinggahi. Karena, konsep Ngaji yang digulirkan sederhana, dengan pembahasan mudah dimengerti.

” Dalam Ngaji, berpakaian kami bebaskan asal sopan. Untuk jadwal kegiatan,sepekan ada 3 kali rutinan, tiap hari Kamis, Jumat dan Sabtu, serta tidak menarik imbalan dari warga” pungkasnya.(abi/bud)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here