Respon Cepat, Laskar Panji Peduli Lakukan Fogging di Wilayah Bandar Lor

145
Senopati Laskar Panji Kota Kediri, Eko Supriyanto

KEDIRI – JYBMedia: Musim pancaroba merupakan masa peralihan antara dua musim penghujan dan kemarau. Biasanya, ditandai dengan frekuensi hujan tinggi disertai angin yang bertiup kencang. Seperti kondisi yang melanda Kota Kediri akhir-akhir ini, curah hujan yang tinggi juga memicu genangan-genangan yang menjadi berkembang biaknya nyamuk.

Dari genangan itulah yang akhirnya memicu jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypti atau biasa kita kenal nyamuk demam berdarah. Seperti yang terjadi di kompleks Pondok Pesantren Kedunglo Wahidiyah yang didapati banyak terjangkit DB, dan harus dirawat di Rumah Sakit.

Melihat kondisi yang semakin memburuk, salah satu kader jumantik Bandar Lor menghubungi pihak Laskar Panji Peduli, agar membantu meminimalisir korban dengan cara melaksanaan fogging di 1 RW. Alhasil, Senopati atau sebutan Ketua Laskar Panji Peduli Kota Kediri menyanggupi dan melakukan fogging awal yang berlangsung Rabu (19/02/2020).

Eko Supriyanto, Senopati Laskar Panji Peduli Kota Kediri menjelaskan, perihal agenda fogging sudah terjadwal, mulai 19 Februari sampai 22 Februari 2020.

“ Untuk jadwal hari pertama, Laskar Panji Peduli melakukan fogging di Pondok Pesantren Wahidiyah di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Ada 6 RT dengan lokasi 6 titik berada di lingkungan Pondok, karena banyak anak-anak yang sudah terjangkir DB dan banyak sekali usulan dari warga untuk dilakukan fogging.Karena Dinas Kota Kediri sudah punya jadwal tersendiri, dan waktu pelaksanaan agak lama, tim Laskar Panji Peduli mengawali melakukan fogging terlebih dahulu, terhitung,19 Februari sampai 22 Februari ” jelas Eko

Untuk diketahui, program fogging Laskar Panji Kota Kediri ini dilakukan, atas permintaan Mutmainah, Kader Jumantik Bandar Lor, yang menginginkan agar segera dilakukan fogging, sesuai keinginan warga.

“ Memang, ini wujud kerjasama yang solid. Karena, kita ketahui untuk wilayah Pondok Pesantren Wahidiyah yang sudah terjangkit DB, berjumlah 9 orang, meliputi warga RT 17, 4 orang, RT 19, belum terdata dan RT 20, 2 orang. Harapan edepannya jangan sampai begini, kalau warga mau mengajukan foging demi masyarakat segera ditindaklanjuti, dan berikan pelayanan terbaik dari yang terbaik” ujar Mutmainah Kader Jumantik, Kelurahan Bandar Lor.(ogi/bud)

Fogging saat berlangsung dilingkungan Ponpes Wahidiyah, Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri, Jawa Timur
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here