Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkab Kediri Lakukan Penyemprotan Disinfektan

73
Upaya penyemprotan disinfektan dilakukan Pemkab Kediri melalui BPBD Kabupaten Kediri, dalam mencegah penyebaran Virus Corona.

KEDIRI – JYBMedia: Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum (fasum). Hal ini dilakukan, sebagai wujud pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19).

Saifudin Zuhri, S.Sos, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kediri, menjelaskan, penyemprotan dilakukan Kamis (19/03/2020), untuk memutus mata rantai covid-19. Tempat-tempat yang dilakukan penyemprotan terkonsentrasi di fasum seperti pasar – pasar, ruang terbuka hijau, dan kantor – kantor yang melakukan pelayanan terhadap masyarakat.

“Untuk hari ini di Taman Hjiau area SLG, sport park, serta Pasar Pamenang dan Pasar Bendo. Kegiatan penyemprotan ini kita lakukan secara continue dan maksimal sampai status siaga darurat belum dicabut. Selain itu diharap kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan sesuai himbauan Bupati Kediri, tidak berkunjung ke tempat-tempat keramaian maupun berkumpul dengan jumlah masa yang banyak serta kurangi bersentuhan dengan warga lainnya,” katanya, kemarin.

“Tidak hanya dilakukan penyemprotan disinfektan tapi nantinya kita taruh hand sanitizer di tempat-tempat fasum dan tempat-tempat pelayanan masyarakat, yang kita ajari untuk hidup sehat dan cuci tangan dengan benar agar semua masyarakat Kediri terhindar dari covid-19,” imbuh Saifudin.

Di tempat yang sama, Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti menambahkan, tempat wisata termasuk taman di kawasan SLG sudah ditutup. Tujuan yang pertama, adalah penyemprotan disinfektan dari BPBD terkait antisipasi Covid-19. Kemudian, dari DLH berkesempatan untuk pemeliharaan taman secara maksimal, sehingga nantinya setelah taman dibuka kembali akan tampak lebih baik lagi.

” Memang seharusnya di area taman dilakukan penyemprotan disinfiktan di sarana-sarana yang dipegang langsung oleh pengunjung, seperti bangku taman, pegangan tangga dan tempat-tempat yang sering digunakan pengunjung,” ucap Putut. (adv/kominfo/bd)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here