Terapkan Imbauan, Mayoritas Akses Pemukiman Warga di Kediri Ditutup Portal

Terlihat, akses menuju pemukiman warga di Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, ditutup portal.

KEDIRI – JYBMedia: Hari Raya Idul Fitri 1441H, mayoritas Desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, memilih menutup akses jalan menuju pemukiman warga. Penutupan akses jalan ini dilakukan, untuk memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19. Ditutupnya akses jalan, memang instruksi langsung dari kepala desa melalui RW dan RT, tapi sebagian juga atas inisiatif warga sendiri.

Tujuanya, untuk mencegah orang luar bertamu ke desa mereka, penutupan sejumlah akses jalan juga berdasarkan imbauan pemerintah agar masyarakat melaksanakan salat Idul Fitri 1441 H di rumah, dan tidak melakukan silahturahim dari rumah ke rumah di Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Kami ingin warga di kampung kami tidak tertular atau menulari warga lain, makanya akses jalan ditutup sementara.Terlebih lagi di Kabupaten Kediri, informasinya terkonfirmasi positif-Covid-19, sudah mencapai 79 orang,” kata Hariyadi, salah seorang warga Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Minggu (24/5/2020).

Pantauan tim jybmedia.com di lapangan, akses jalan menuju pemukiman di sejumlah Desa di Kabupaten Kediri yang menuju arah timur, mayoritas ditutup total. Hanya warga setempat yang diperbolehkan keluar masuk, itu pun harus melalui pos penjagaan. Bagi warga luar desa, jangan harap bisa masuk kalau alasannya hanya ingin silahturahmi.
Sekedar diketahui, tertuang dalam Surat Edaran Bupati Kediri Nomor 450/1161/418/2020 tanggal 16 April 2020 tentang Pelaksanaan Ibadah di Bulan Ramadhan 1441 H di tengah pandemi Covid-19, serta dalam nota kesepakatan antara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri bersama Tokoh-tokoh Agama Islam Kabupaten Kediri tanggal 22 April 2020.

Di dalam Surat Edaran tersebut, bahwa pelaksanaan salat Idul Fitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjamaah, baik di masjid atau di lapangan, untuk sementara ditiadakan. Selain itu, silaturahmi atau halal bihalal yang lazim dilaksanakan ketika Hari Raya Idul Fitri bisa dilakukan melalui media sosial dan/atau video call/conference. Penyaluran zakat pun, agar dilakukan dengan mengumpulkan orang. (red/bud)

Baca juga:  Lagi, 9 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Kediri dan Total 261 Kasus

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here