Jalin Sinergitas Cegah Corona, Polresta Kediri Bentuk Kampung Tangguh

Terbentuknya Kampung Tangguh, harapanya bisa mewujudkan nuansa positif falma memerangi penyebaran Corona.

KEDIRI – JYBMedia: Polres Kediri Kota bersama dengan pemerintah Kota Kediri dan pemerintah Kabupaten Kediri serta Kodim 0809,membentuk kampung tangguh sebagai salah satu bentuk upaya melakukan pencegahan dini, untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

Dalam melawan Covid-19 semangat gotong royong ditonjolkan hingga tercipta kemandirian masyarakat menghadapi pandemi Corona. Hal ini, ditunjukan peran aktif Polri, TNI, dan Pemerintah dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat.

Untuk daerah yang menjadi percontohan di 8 Kecamatan di wilayah hukum Polres Kediri Kota, meliputi, Kelurahan Manisrenggo,Kecamatan Kota Kediri, Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Desa Kanyoran, Kecamatan Semen, Desa Parang, Kecamatan Banyakan, Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol dan Desa Kerep, Kecamatan Tarokan.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi menyampaikan, konsep kampung tangguh ini mengusung akan peran masyarakat agar memahami bagaimana cara mengantisipasi penyebaran covid-19, dengan protocol kesehatan yang telah ditetapkan atau yang telah dipersiapkan.

Dalam kampung tangguh ini, aktifitas masyarakat dapat terekam dan terdata serta terpantau sehingga apabila ada warga yang terkonfirmasi positif, akan dengan mudah diketahui warga tersebut tempat tinggalnya dan kemana saja warga keluar untuk beraktifitas.

” Dengan adanya kampung tangguh, untuk memberdayakan potensi yang ada disetiap Kelurahan atau Desa, untuk dapat melakukan kesiapan tindakan awal terkait dengan upaya untuk memberantas covid-19. Termasuk, tindakan awal apabila ditemukan orang atau warga yang terkonfirmasi positif sampai dengan pengurusan dan pemakaman jenazah” ucapnya, Selasa (26/5).

Harapanya, kampung- kampung tersebut bisa tangguh secara kesehatan, ekonomi, keamanan atau kamtibmas, psikologi, sosial budaya, informasi covid 19, serta Spiritual. Dan, Kampung Tangguh juga terintergrasi dengan dokter serta psikolog yang siap membantu warganya.

Baca juga:  Terbaru 20 Mei : Terkonfimasi Positif 19.189, Sembuh 4.575 dan Meninggal Capai 1.242

AKP Kamsudi, juga mengutarakan, hingga saat ini antusiasme warga terhadap pembentukan Kampung Tangguh cukup tinggi. Hal ini terlihat, dari pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh instruktur, warga dengan mudahnya melaksanakan. Bahkan, beberapa daerah yang belum dibentuk menyampaikan kepada petugas, agar dapat diberikan pelatihan serupa.

” Dibentuknya Kampung Tangguh ini, memang masih banyak yang harus disempurnakan, hingga diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat dalam pelaksanaanya.Koordinasi antar lembaga serta instansi terkait, juga sangat diperlukan” pungkasnya.(abi/bud)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here