Jualan Pastel dan Amris, Mantan CS Mall di Kediri Raih Kesuksesan

Dwi Sushanty, pengusaha Pastel dan American risol (Amris), terbilang sukses menggeluti usahahanya di Kelurahan Setonogedong RT 3, RW 45, Kecamatan Kota Kediri, Jawa Timur.

KEDIRI – JYBMedia: Tidak dinyana, Dwi Sushanty merupakan salah satu dari sekian pengusaha Pastel dan American risol (Amris), terbilang sukses menggeluti usahahanya di Kelurahan Setonogedong RT 3, RW 45, Kecamatan Kota Kediri, Jawa Timur. Uniknya, perempuan berpostur tinggi tersebut, mantan karyawan sebuah Mall di Kota Kediri, sebagai Customer servis.

Dalam berwira usaha, memang tertanam dalam diri Shanty akan semangatnya yang tidak perlu diragukan lagi. Awalnya, ia mencoba membuat Pastel dan American risol (amris) untuk di cicipi tetangga, hingga berkelanjutan untuk membuat bersama dalam hajatan tetangga. Setelah dirasa yakin sesuai rasa dan selera, hingga tahun 2019 memberanikan diri untuk merintis usaha dengan menyediakan pastel dan amris.

” Semua dilakukan dari nol terkait wirausaha dan hanya bermodalkan pengetahuan dari berbagai sumber dan pengalaman pada acara acara saja.
Sebelumnya, saya sempat bekerja sebagai Customer servis di Mall Sri Ratu sejak awal berdiri pada tahun 2000 hingga 2017. Dari pengalaman di pekerjaan sebelumnya, saya terapkan di usaha yang digeluti saat ini, dengan menerapkan pola komunikasi serta memanfaatkan media sosial, untuk mempromosikan Pastel dan American risol (Amris)” ungkapnya, saat ditemui, Minggu (26/7).

Shanty juga mengutarakan, Pastel dan American risol (Amris) buatanya secara bentuk memang sama dengan lainya. Namun, rasa gurih saat dinikmati menjadi pembeda dengan yang lainya apalagi dinikmati selagi hangat dan cocok sekali dibuat oleh-oleh ke luar kota, karena menyediakan dua jenis yakni kering dan basah.

” Jika kering atau digoreng, bisa bertahan sekitar 24 Jam sedangkan basah bisa sampai 2 minggu jika disimpan dalam mesin pendingi. Bahkan, sempat ada pemesan Pastel dan American risol (Amris), dari pelanggan untuk dibawa ke Trenggalek. Untuk harga, Pastel dijual Rp 2500, Amris Rp 4000,- tiap buahnya. Sdangkan, basah pastel dijual dengan harga Rp 9000/box isi 5 buah, serta Amris dijual dengan Harga 18rb/box isi 5 buah” urainya.

Baca juga:  Konveksi Yurbyl Mubarok, Budayakan Wanita Muslim Tampil Santun dan Kekinian

Untuk pemasaran, Shanty mengaku, selain menggunakan kekuatan media sosial, ia juga mempromosikan Pastel dan Amris nya di tempat stand jualan Car Free Day (CFD) setiap akhir pekan di Jalan Dhoh. Saat mengawali jualan dimulai pukul 6 pagi, dengan memproduksi 100 biji. Tidak disangka dan diluar perkiraan, berkisar satu jam daganganya ludes terjual. Bahkan, jualan terakhi sebelum Corona mendera, ia mampu membuat 280 biji dan habis terjual.

” Ini membuktikan, bahwa Pastel dan American risol (Amris)nya telah memiliki penggemar tersendiri di Kota Kediri. Memang sejatinya, Pastel dan American risol (Amris) merupakan makanan khas dari luar negeri, yakni Brazil. Sedangkan Amris sesuai namanya, berasal dari Negara Amerika” urainya

Sementara, di tengah kondisi pandemi saat ini, memang semuanya harus menghentikan jualanya di CFD jalan Dhoho, karena sebagai upaya Pemerintah dalam menekan penyebaran virus corona, hingga berimbas terhadap usaha yang digeluti.

” Berharap, agar virus Corona segera berakhir dan pemerintah Kota Kediri segera mengelar Bazar dan perhatian berupa bantuan dan promosi maupun permodalan, agar usaha yang digeluti kembali normal dan bisa dinikmati masyarakat berbagai kalangan” pungkasnya. (abi/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here