Konveksi Yurbyl Mubarok, Budayakan Wanita Muslim Tampil Santun dan Kekinian

Abdul Khafid, pemilik usaha konveksi Yurbyl Mubarok, Jalan Letjen Suprapto Gang 1, No 40, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, Jawa Timur.

KEDIRI – JYBMedia: Gaya busana wanita sesuai ketentuan berpakaian sebagai muslimah di Indonesia semakin digemari.
Peluang ini tidak disia-siakan warga Kota Kediri, Jawa Timur yang beralamat di Jalan Letjen Suprapto Gang 1, No 40, Kelurahan Banjaran, untuk menggeluti usaha konveksi, hingga memotifasi para wanita untuk tampil santun dan kekinian ala Muslimah.

Saat ditemui tim jybmedia, Abdul Khafid, pemilik usaha konveksi Yurbyl Mubarok, menjelaskan, usahanya dirintis sejak tahun 2013. Ia membangun bisnis benar-benar dari nol, mulai belajar sendiri soal seluk beluk fesyen. Lalu dari bahan baku kain, proses produksi, produk, model, hingga pemasaran memerlukan beberapa waktu untuk mendalami sebelumnya.

” Dari tahun ke tahun bisnisnya semakin berkembang dan bahkan diminati khusus segmen perempuan. Kini, usahanya telah mengkaryakan 20 orang dengan tugas serta peran masing masing. Dimana, kunci atau rahasia yang dibagikan adalah istiqomah, bersabar dan menjaga kualitas bahan, serta motifasi terbesarnya agar dapat menghijabkan Muslimah di Indonesia” ujarnya

Pria yang akrab disapa Hafid, mengutarakan, ciri khas atau hal yang membedakan dengan usaha sejenis adalah bahan baku. Dimana, produksi miliknya lebih halus dan tebal dalam menyediakan Jilbab, Mukena, Gamis, Kaos dan sebagainya. Harga, mulai Rp17 ribu sampai Rp 50 ribu, dengan beragam macam ukuran. Untuk pelanggan atau pemesan, kini sudah merambah hingga keluar Pulau Jawa, yakni Aceh dan Ambon.

” Seiring perkembangan teknologi dan relasi pertemanan, dalam waktu dekat akan mengirim pakaian wanita jenis gamis untuk dipasarkan ke Negara Arab Saudi. Tentunya, tetap mengharapkan serta membutuhkan dukungan dari pemerintah berupa pinjaman lunak, agar usaha yang digeluti bisa semakin maju” pungkasnya.(abi/bud)

Baca juga:  Kisah Sukses Penjual Minuman Bubblo yang Pernah Dilarang Jualan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here