Pasang Eyelash Extension Sendiri di Rumah, Amankah ?

Ilustrasi pemasangan eyelash extension atau tanam bulu mata. (dok: cosmopolitan.co.id)

Karena takut pergi ke luar rumah dan pergi ke salon saat pandemi, Anda jadi lebih memilih pasang eyelash extensions sendiri di rumah. Amankah?
Agar mata jadi lebih cantik, tidak sedikit wanita yang ketagihan melakukan eyelash extension atau tanam bulu mata. Namun, pada masa pandemi seperti sekarang, rasanya sulit bepergian ke luar rumah untuk melakukan treatment yang satu ini.

Alhasil, memasang sendiri eyelash extension di rumah jadi solusi. Namun, prosedur ini tidak dianjurkan dokter bila dilakukan sendiri.

Prosedur Eyelash Extension

Sebelum mengetahui bahaya pasang eyelash extension sendiri, ada baiknya Anda mengerti dulu apa saja prosedur pemasangannya:

Eyelash extension menggunakan rambut asli atau bahan sintetik.
Setiap helai bulu mata asli akan ditempelkan dengan bulu mata palsu menggunakan lem khusus.
Bulu mata palsu tidak boleh menempel pada kulit mata.
Selama proses pemasangan, Anda wajib menutup mata.
Proses pemasangan 1-3 jam.
Eyelash extension bertahan hingga 3-4 minggu.

Pasang Eyelash Extension Sendiri Berbahaya

Karena banyak studio eyelash extension yang masih tutup dan mahalnya biaya home service untuk treatment ini, beberapa orang memilih membeli perangkat eyelash secara online dan mencoba memasangnya sendiri di rumah.
Nyatanya, metode ini tidak dianjurkan dokter maupun terapis eyelash extension.

Seorang terapis eyelash extension berinisial T (25) mengatakan memasang eyelash extension membutuhkan keahlian khusus dan tidak semua orang bisa melakukannya.

“Butuh latihan yang telaten agar bisa memasang bulu mata palsu dengan benar. Ada banyak aturan yang harus diikuti. Misalnya, bulu mata palsu tidak boleh sampai menempel pada kulit dan harus disisakan 1 mm dari kulit mata. Lemnya juga tidak boleh terlalu banyak karena berisiko mengiritasi dan bikin bulu mata jadi menempel satu sama lain,” ujarnya.

Baca juga:  Ini Kandungan Susu Murni Bagi Kesehatan

Tidak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa arah bulu mata palsu yang ditanam juga harus sesuai dengan arah bulu mata asli. Jadi, ketika bulu mata asli Anda menghadap ke arah kiri atas, maka bulu mata palsu tersebut juga harus menghadap kiri atas.

“Jika tidak dipasang sesuai arah, maka bulu mata bisa jadi kusut, mudah rontok, dan mudah menusuk ke area kulit mata lainnya,” tambah sang terapis.

Hal yang sama juga dikatakan oleh dr. Devia Irine Putri. Menurutnya, tidak sembarang orang bisa memasang sendiri eyelash extension yang dibeli via online.

“Pasang eyelash extension sendiri itu sulit. Karena, per helainya harus dipasang bulu mata palsu agar tampilannya lebih maksimal. Jika tidak terampil, hasilnya jadi tidak maksimal dan bisa mengganggu pertumbuhan bulu mata asli,” ujar dr. Devia.

Risiko Bila Pasang Eyelash Extension Sendiri

Beberapa dampak buruk yang bisa terjadi bila Anda tetap memaksakan untuk memasang eyelash extension sendiri, seperti:

1) Bulu Mata Rontok

Menurut dr. Devia, kalau lem bulu mata yang ditempelkan terlalu banyak atau tebal, ini bisa meningkatkan risiko bulu mata rontok. Selain itu, pemilihan bulu mata yang tidak punya standard bagus juga bisa meningkatkan risiko bulu mata rontok.

2) Mata Iritasi

Kebanyakan lem eyelash extension terbuat dari Cyanoacrylate. Ketika bahan ini terkena udara, maka cenderung melepaskan suatu zat asap yang bisa mengiritasi mata, hidung, maupun tenggorokan bila terhirup.Karenanya, penting bagi pelanggan untuk terus menutup matanya selama pemasangan eyelash extension dan menunggu lemnya hingga kering. Jika ada uap lem yang masuk ke dalam mata, maka ini bisa mengiritasi selaput mata dan membuat mata jadi sangat merah dan sakit. Jadi, memasang eyelash extension sendiri sangat tidak dianjurkan para terapis dan dokter.

Baca juga:  Suka Sayur Asem? Ini Manfaatnya !

3) Bulu Mata Saling Menempel

Setiap helai bulu mata akan dipasangkan butu mata palsu, sehingga ketelatenan dalam memasang eyelash extension sangat diperlukan.
Bila Anda memaksa memasang sendiri produk yang dibeli dari toko online, kemungkinan bulu mata menempel satu sama lain bisa terjadi.
Selain bikin mata jadi terasa sakit, ini juga berisiko membuat bulu mata asli jadi cepat rontok dan botak.

4) Tertusuk Tweezers

“Tweezers adalah alat untuk memasang eyelash extension. Ujungnya runcing, tajam, dan berisiko menusuk kulit mata bila tidak digunakan dengan benar. Tidak hanya menimbulkan rasa sakit luar biasa, tertusuk tweezers juga berisiko menimbulkan masalah penglihatan,” ujar dr. Devia.
Apabila Anda tetap ingin memiliki bulu mata cetar selama masa pandemi, dr. Devia menyarankan untuk menggunakan bulu mata palsu yang mudah dipasang dan dilepas.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa menggunakan maskara yang diaplikasikan secara berulang. Alternatif lainnya, panggil jasa terapis eyelash extension terpercaya ke rumah (home service).
Jadi, jangan sembarangan pakai produk kecantikan, ya, apalagi kalau tidak ahli menggunakannya.

sumber: Klikdokter.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here