Benarkah Mengonsumsi MSG Bisa Sebabkan Kanker?

Ilustrasi MSG (dok: fimela.com)

Beberapa makanan yang disajikan kerap menggunakan penyedap rasa agar lebih menggugah selera. Pada penyedap rasa tersebut terkandung Monosodium glutamat atau biasa disebut juga dengan MSG. Meski membuat makanan terasa lebih lezat, banyak orang yang menganggap jika kandungan MSG tersebut dapat menyebabkan gangguan pada tubuh.

Salah satu gangguan yang banyak orang percaya adalah MSG dapat menyebabkan kanker. Meski begitu, apakah hal tersebut termasuk dalam mitos belaka atau memang benar-benar dapat menyebabkan kanker saat seseorang mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak. Untuk mengetahui lebih jelasnya terkait masalah tersebut, baca ulasan artikel berikut ini!

Konsumsi MSG Dapat Sebabkan Kanker
Monosodium glutamat (MSG) adalah penambah atau penyedap rasa yang biasa digunakan pada beberapa masakan, sayuran kaleng, sup, hingga daging olahan. Food and Drug Administration (FDA) sendiri telah menyatakan jika kandungan MSG ini aman untuk dikonsumsi, tetapi tetap menimbulkan banyak hal yang kontroversial. Maka dari itu, makanan yang menggunakan MSG harus mencantumkannya pada label produk.

MSG telah digunakan sebagai aditif makanan selama beberapa dekade belakangan ini. Pada beberapa kasus, seseorang dapat mengalami reaksi yang buruk saat mengonsumsi makanan dengan kandungan tersebut.

Reaksi yang timbul ini dapat disebut sebagai kompleks gejala MSG, seperti:

Sakit kepala.
Wajah yang kerap terasa tertekan atau sesak.
Mati rasa, kesemutan, hingga rasa terbakar pada wajah, leher, dan area lainnya.
Detak jantung yang menjadi lebih cepat dan berdebar-debar.
Terasa nyeri pada dada
Tubuh yang terasa lemah.

Bahkan, beberapa orang percaya jika mengonsumsi MSG dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan kanker. Namun, apakah hal tersebut termasuk dalam mitos ataukah ternyata fakta? Berikut pembahasan lebih lengkapnya:
Faktanya, kandungan MSG yang biasa digunakan untuk penyedap rasa ternyata tidak dapat menyebabkan seseorang mengidap kanker. Pada penelitian yang dilakukan oleh FDA, disebutkan jika kandungan MSG tidak terbukti dapat memicu terjadinya kanker di dalam tubuh. Walau begitu, pembatasan konsumsi MSG tetap penting untuk dilakukan.

Baca juga:  Kiat Atasi Bau Mulut Saat Kenakan Masker

Dari sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus, konsumsi makanan yang terlalu banyak MSG memang tidak menyebabkan kanker, tetapi dapat menimbulkan dampak buruk pada fungsi hati. Salah satu efek buruk yang terjadi adalah kerusakan pada pankreas. Selain itu, kandungan MSG juga dapat membuat seseorang menjadi lebih cepat menua dibandingkan usianya.

Cara Mengetahui Kandungan MSG pada Makanan

FDA telah mewajibkan makanan yang mengandung MSG untuk mencantumkannya pada label kemasan. Meski begitu, kandungan MSG dapat diproduksi secara alami dari bahan-bahan, seperti protein nabati terhidrolisis, ragi autolisis, ragi terhidrolisis, ekstrak ragi, bahkan pada tomat dan keju. Selain itu, FDA juga tidak mengharuskan pencantuman kandungan MSG jika terbentuk secara alami, seperti halnya jika menggunakan bahan dasar keju atau tomat.

Maka dari itu, kamu juga harus tahu secara pasti makanan apa saja yang memang memiliki kandungan MSG alami atau diberikan tambahan. Selain itu, beberapa masakan chinese dan jenis lainnya juga kerap menggunakan micin dalam jumlah yang tidak sedikit. Mungkin Anda dapat meminta koki untuk memasaknya tanpa atau hanya menggunakan sedikit MSG. (*)

sumber: Halodoc.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here