Buruan, Pendaftaran Pelaku UMKM Tahap Tiga Masih Dibuka

Ratna Widiastutik, Kepala Bidang Produksi Pemasaran Pembiyayaan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Ketenaga Kerjaan Kota Kediri.

KEDIRI – JYBMedia: Program dana hibah atau bantuan langsung tunai ( BLT) produktif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM) sebesar Rp 2,4 juta berlaku bagi semua sektor kembali di buka di tahap ketiga oleh Pemerintah.

Ratna Widiastutik, Kepala Bidang Produksi Pemasaran Pembiyayaan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Ketenaga Kerjaan Kota Kediri, menjelaskan, pihaknya sudah memulai membuka kembali bagi para pelaku usaha di Kota Kediri untuk mendaftar di tahap ketiga mulai hari senin 31 Agustus sampai 4 september 2020.

Dimana, pelaku usaha nanti akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,4 Juta selama setahun dari Kementerian KUKM Republik Indonesia hingga batas pertengahan Bulan September 2020. untuk itu masyarakat bisa mendaftar secara online di http://bit.ly/FormbantuanKemenkop
Atau https://docs.google.com/forms/d/1D-4v9k4UfG6l0ieC7dSdSU6KXqZ2Tew8riifdSn6cJ4/viewform?edit_requested=true

” Kita sudah lakukan sosialisasi melalui akun instagram baik dinas maupun Pemkot Kediri, dan hasil dalam pendaftaran tahap pertama kita memperoleh data sebanyak 1000 orang mendaftar awal lalu. Tahap kedua 1320, dan yang mendaftar sejumlah 1500 orang. Penurunan jumlah ini, karena ada verifikasi data yang mana di tahap pertama ikut mendaftarkan lagi di tahap kedua.Sehingga, oleh Kementrian atau Bank yang ditunjuk sebagai tempat pencairan di hapus datanya karena memang di tahap pertama belum dilakukan pencairan” ujarnya, Kamis (3/9/2020).

Kabid yang akrab disapa Ratna, juga menambahkan, syarat utama bagi pemilik usaha yang ingin mendaftar asetnya 50 juta dan omsetnya maksimal 300 juta sesuai dari petunjuk yang diberikan Kementerian dan tidak ada batas jumlah maksimal yang diminta dalam suatu daerah. Melainkan, siapa yang duluan mendaftar ketika selama proses pendaftaran, maka berkesempatan untuk mendapatkan bantuan.

” Kita akan layani setiap jam kerja, walaupun terkadang ada masyarakat yang mungkin kontak langsung lewat handphone atau mungkin membutuhkan pendampingan kami siap melayani. Karena, prinsip kami akan selalu membantu pelaku usaha miko kecil menengah baik dari segi informasi, pendampingan, pelatihan, dan mungkin permodalan agar bisa menguntungkan para pelaku usaha sendiri” pungkasnya.(abi/bud)

Baca juga:  Tiap Hari, TPA Ganet Harus Menampung Puluhan Ton Sampah

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here