Ini Reaksi Suku Anak Dalam saat Terjaring Operasi Zebra

Terlihat, Suku Anak Dalam (SAD) di Merangin saat melalui Operasi Zebra.(dok/lampukuning.id)

MERANGIN – JYBMedia: Suku Anak Dalam (SAD) di Merangin sudah mulai mematuhi peraturan. Dimana, SAD yang di kenal sebagai sekelompok orang dari suku primitif. Mereka, tinggal di dalam hutan dan mengandalkan hidup dari alam dengan cara berburu dan selalu menyandang senjata api rakitan saat melintasi jalan raya.Kini, kesadaran mereka untuk berdisiplin sudah mulai tumbuh.

Hal ini terlihat dan terpantau di saat pelaksanaan Operasi Zebra, Senin (26/10/2020), bertempat di jalur tiga depan Kejaksaan Negeri Merangin.

Di saat petugas Satlantas Polres Merangin menertibkan para pengguna jalan, terdapat SAD menggunakan sepeda motor yang di berhentikan petugas.

Secara sepintas, pengguna sepeda motor tersebut terlihat seperti masyarakat umum. Dimana,mereka sudah memakai helm dan menggunakan masker. Namun setelah di perhatikan, orang tersebut adalah seorang dari suku SAD.

Hal ini tentu menarik perhatian. Dimana, selama ini SAD yang identik dengan kecuekannya dalam masalah hukum dan primitif. Tapi, perilaku sangat berbeda dilakukan seorang SAD dari kelompok Saleh, Desa Nalo Gedang Nalo, Kecamatan Nalo Tantan (NTT).

Sementara, Nurdinata, salah seorang warga Merangin merasa kagum dengan hal tersebut.

“ Ko, sebuah kemajuan yang patut kito aprisiasi. Rupanyo SAD sudah mulai patuh, kedepannya kito harap semua SAD yang di Merangin akan taat dan patuh kepada semua aturan” harap Nurdinata dengan logat bahasa daerah.(bas/sib/red)

Baca juga:  Nurhadi Serahkan Benih Jagung Bagi Gapoktan Blitar, Hingga Tampung Aspirasi Warga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here