Gegara Lampu Aladin Kehilangan Rp 1,3 Miliar

Ilustrasi lampu Aladin (dok/thewriters)

JYBMedia: Akibat tertipu membeli lampu ajaib Aladdin palsu, seorang dokter di India merugi sebesar US$93 ribu (sekitar Rp1,3 miliar).Dilansir dari AFP, Sabtu (21/11/2020), korban bernama dr. Laeek Khan ini mengaku ditipu membeli lampu Aladdin yang dia yakini memiliki kekuatan magis.

Sayangnya, waktu lampu tersebut dibawa pulang, justru sama sekali tidak mempunyai kesaktian apapun. Dalam laporannya kepada polisi, Khan mengaku mulanya ada seorang pasien perempuan yang datang berobat kepadanya selama sebulan.

Pasien itu lalu memperkenalkan kedua anak lelakinya, Ikramudin dan Anees, kepada Khan. Khan melanjutkan, Ikramudin dan Anees lantas meyakinkannya bahwa ada jin di dalam sebuah lampu minyak ajaib, mirip cerita Aladdin, yang ingin bertemu dengannya.

Lantaran merasa yakin dengan cerita kedua lelaki tersebut, akhirnya Khan sepakat ingin melihat kesaktian lampu itu.

“Mereka meyakinkan saya bahwa jin itu ingin bertemu. Mereka juga mengklaim jin itu mengunjungi rumah mereka. Mereka kemudian mencuci otak saya,” kata Khan.

Setelah itu, Ikramudin dan Anees melancarkan tipu dayanya dengan menggosok-gosok lampu itu. Seketika muncul sesosok makhluk supranatural di depan Khan yang mengaku sebagai jin. Namun, keduanya melarang Khan menyentuh jin atau lampu itu, dengan menakuti-nakuti bisa kualat. Diduga jin perempuan itu adalah istri salah satu tersangka.

Saat itu Khan mempercayai bualan Ikramudin dan Anees yang menyatakan lampu itu bisa menjadi jimat dan membawa keberuntungan, kekayaan dan kesehatan. Dia lantas tertarik membeli lampu itu.

Ikramudin dan Anees mulanya memasang harga sebesar US$200 ribu atau sekitar Rp2,8 miliar. Setelah tawar menawar, akhirnya Khan bersedia membeli lampu itu seharga Rp1,3 miliar. Apes setelah sampai di rumah, ternyata lampu itu tidak berkhasiat sama sekali.

Baca juga:  Sempat Sembelih Dua Hewan Kurban, Tukang Jagal Meninggal Dunia

Khan lalu melapor kepada polisi. Jin yang muncul pun ternyata salah salah satu pelaku penipuan. Polisi lantas menangkap Ikramudin dan Anees. Sedangkan seorang perempuan yang berperan sebagai ibu pelaku kabur dan jadi buronan.(*/idz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here