UMKM di Bali Bergantung pada Sektor Wisata

Ilustrasi UMKM di Bali (dok/umkm-bali)

BALI – JYBMedia: Pemulihan ekonomi Bali secara langsung berdampak pula pada pemulihan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM selalu bergantung pada konsumsi di sektor pariwisata. Anggota Komisi XI DPR RI Dolfie O.F.P yakin, ketika pariwisata mulai pulih, di situlah momentum UMKM bergeliat kembali.

“UMKM itu bergantung pada konsumsi. Bila konsumsi dari pariwisata menurun pasti terdampak pada UMKM. Jadi pemulihan UMKM Bali pasti bersamaan dengan pemulihan pariwisata,” kata Dolfie usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI dengan Kanwil Bea dan Cukai Bali di Denpasar, Bali, baru-baru ini.

Rencananya, akhir tahun ini Bali membuka kembali tambahan lima penerbangan masuk ke Bali lagi setelah tertutup selama pandemi Covid-19. Pembukaan penerbangan ini juga bisa dijadikan momentum pemulihan UMKM. Karena saling terkait, pembangunan pariwisata juga merupakan pembangunan UMKM. Untuk itu, arus masuk wisatawan ke Bali harus dipertahankan tetap pada level tinggi.

“Semuanya tergantung arus masuk wisatawan. Selama pariwisata belum benar-benar pulih, pasti akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang lambat. Desember nanti ketika Bali sudah membuka untuk 5 negara, perlahan pemulihan akan terjadi,” pungkas politisi PDI-Perjuangan itu. (mh/sf/sib/red)

Baca juga:  Imbas Promosi di Marketplace, Pesanan UMKM Kota Kediri Meningkat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here