Menelaaah Kunci Sukses Di Tengah Pandemi

Ilustrasi sukses (dok/winnetnews)

JYBMedia: Mulai awal tahun ajaran baru nanti,buat progam prestasi aah , biar biasa jadi siswa berprestasi. Yaaah , pandemi,gugur deh harapan aku buat jadi siswa yang berprestasi. Siapa sih yang gak mau jadi siswa berprestasi ? Memang nya , dengan adanya pandemi kita tidak bisa berprestasi ?

Naah , beberapa kalimat diatas sering terlontarkan oleh generasi milineal kita. Sebelum kita bahas lebih dalam lagi tentang kalimat para milineal. Kita kenalan dulu yuk , sama satu kata yang diimpikan oleh banyak orang ini. Yaps , benar sekali kata itu adalah ” prestasi “.

Prestasi adalah hasil yang telah kita capai dari usaha yang selama ini kita kerjakan dan akan menjadikan kita sukses kedepannya . Prestasi disini bukan hanya dibidang akademik saja , dibidang nonakedemik juga , bukan mengenai pendidikan yang tinggi , namun prestasi mengenai seberapa besar usaha kita untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan tujuan kita. Prestasi tidak bisa digapai dengan waktu yang singkat dan cara yang cuma — cuma .

Suatu prestasi tak hanya dapat digapai dengan satu cara saja maupun dengan satu keadaan . Namun sebaliknya , prestasi dapat diraih dengan segala cara , dengan segala keadaan , dengan segala kemampuan yang kita miliki , karena sejatinya untuk meraih prestasi hanya dibutuhkan 2 kunci , yaitu semangat dan tekad yang kuat dan harus dimiliki oleh setiap jiwa yang ingin meraih kata berprestasi.

Prestasi bisa diraih walaupun dalam keadaan pandemi seperti ini . Siapa yang tidak mengenal pandemi ? Semua orang mengenal wabah yang berjangkit diseluruh Negara , bahkan bisa dikatakan dengan wabah yang mendunia atau istilah yang biasa kita pakai adalah pandemi .
Semua orang berlomba lomba untuk tetap hidup ditengah pandemi saat ini , karena meraka menanamkan satu kalimat pada diri mereka sehingga mereka tetap hidup ditengah pandemi dan ketatnya protokol kesehatan . Satu kalimat itu harus bisa kita terapkan disetiap jiwa generasi milineal agar mereka tetap mampu untuk meraih cita — citanya .

Baca juga:  Cara Sederhana, Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Satu kalimat ini adalah ” Pandemi bukanlah halangan untuk kita mencapi kesuksesan , namun pademi adalah sarana untuk mencapai 1000 kesuksesan “. Jika kita baca sekilas satu kalimat tersebut tanpa mengkaji dan memahami maknanya , tentu dalam benak kita , kita akan berasumsi ” bagaimana bisa hal itu terjadi , sedangkan pandemi mengharuskan kita dirumah , membatasi aktivitas kita dilluar ? “, ” Sarana ? sarana seperti apa yang dimaksud untuk mencapai kesuksesan , hanya berdiam diri dirumah ? ” dan berbagai asumsi lainnya .

Mari kita kaji satu kalimat itu , kalimat itu diawali dengan bantahan yang menunjukan penolakan terhadap pandemi yang menjadikan seseorang tidak dapat meraih kesuksesan , kemudia kalimat itu diakhiri dengan suatu keyakinan. Jika kita lihat , berdiam diri dirumah bukan brarti kita tidak bisa melakukan apapun kan ? kita bisa bekerja dari rumah, sekolah dari rumah , olahraga dari rumah dan lain sebagainya . Kita adalah generasi milenial , generasi dengan sejuta kreativitas dan sejuta pengetuhan .

Saya yakin seseorang yang mempunyai sejuta kreativitas dan pengetauhan akan bosan saat dia hanya berdiam diri di rumah tanpa melakukan apapun . Inilah yang dimaksud bahwa pandemi bukanlah suatu penghalang untuk kita meraih kesuksesan. Disaat pandemi seperti ini , 2 kunci itu harus kita gunakan untuk meraih kesuksesan .
Bagaimana caranya ? Gunakan kunci tekad yang kuat untuk membuka hati dan fikiran kita , saat kita berhasil membuka hati dan fikiran kita , gunakanlah kunci kedua untuk membuka motivasi dari dalam diri kita , sehingga kita akan semangat untuk melakukan aktivitas tertentu .

Ada saat dimana motivasi itu tidak berfungsi dengan baik sehingga kita menjadi bosan atau bahkan malas untuk melakukan aktivitas itu lagi , disaat kondisi seperti ini kunci pertama akan membuka hati dan fikiran kita kembali begitu seterusnya.

Baca juga:  Cakra Khan Pilih Karir Ketimbang Kekasih

Disamping itu kita harus membuat jadwal agar aktivitas yang kita lakukan jadi lebih terarah , dan saat kita mampu membuat jadwal dan jadwal itu terealisasikan , berarti kita mampu mengelolah waktu dengan baik dan benar dan kita mampu untuk melakukan aktivitas secara berulang dan tepat waktu .

Setelah itu terapkan kaliamat ” nanggung ah , dikit lagi deh … ” Saat kalimat ini kita terapkan , secara tidak langsung kita telah melakukkan banyak hal. Sebagai contoh , saat kita berlatih gerakan — gerakan silat baru , lalu waktu kita belum habis namun gerakan — gerakan baru yang telah kita pelajari telah usai , kemudian kita bilang ” nangguh ah , dikit lagi gerakan — gerakannya udah habis , nambah lagi deh ,waktunya juga masih ada” .Secara gak langsung kita udah nambah gerakan — gerakan baru sampai gerakan itu selesai.

Sesampainya kita ditahap ini menunjukkan bahwa kita akan mencapai kesuksesaan .Jadi sebuah prestasi akan membawa kita untuk mencapai kata sukses dan pandemi bukanlah suatu keadaan yang dapat menghambat kesuksesan kita , justru karena pandemilah kita mempunyai banyak waktu dari biasanya , yang mana sisa waktu itu dapat kita lakukan untuk melakukan berbagai aktivitas yang akan menunjang kesuksesan kita.

Untuk menjadi sukses kita butuh 2 kunci yaitu , semangat dan tekad yang kuat . Kedua kunci tersebut dapat kita lakukan dimanapun dan dalam kondisi apapun .Jangan lupa untuk terapkan 2 kalimat ini didalam diri kita ” Pandemi bukanlah suatu halangan untuk kita mencapi kesuksesan , namun pademi adalah sarana untuk mencapai 1000 kesuksesan” dan ” nanggung ah , dikit lagi deh … ” (*/)

sumber : kompasiana.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here