Usir Bencana dan Penyakit, Suku Bajau Gelar Tradisi Mag’ Jamu

( ist)

TANJUNG REDEB – JYBMedia: Berharap bisa mengusir bencana dan penyakit, warga Suku Bajau menggelar tradisi Tradisi Mag’ Jamu, Tradisi tersebut ditandai dengan melepas miniatur perahu layar berwarna kuning ke laut lepas di Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan.

Ketua Adat Bajau Kampung Tanjung Batu, Rori Syahrizal menyampaikan, bahwa tradisi Mag’ Jamu yang digelar Minggu lalu (22/11),merupakan warisan leluhur Bajau yang dilaksanakan setiap tahun. Prosesi ini diawali ritual pengobatan pada malam pertama. Pada malam kedua adalah kegiatan utasan atau pengobatan.

“Selanjutnya pagi harinya, membuang atau melarung perahu kecil dengan tujuan penyakit tahunan di kampung ikut terbuang bersama perahu,” jelasnya seperti dilansir vivaborneo.com, grup siberindo.co, jaringan jybmedia.com, Kamis (26/11)

Pjs Bupati Berau Ramadhan memberikan apresiasi kepada masyarakat Bajau yang mempertahankan tradisi warisan para leluhur. Ia berharap, budaya ini terus dipertahankan. Pemerintah tentu mendukung upaya pelestarian melalui kegiatan rutin setiap tahun ini.

“Ini juga menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Berau. Tidak semua negara memiliki budaya semacam ini, sehingga mereka yang ingin melihat dan menyaksikan langsung prosesi Mag’ Jamu harus datang ke Kampung Tanjung Batu,” kata Ramadhan yang hadir dalam acara tersebut.

Pjs Bupati juga mengingatkan, agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan seluruh aktivitasnya. Mengingat kondisi Pandemi terus berlangsung. Kerja sama seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 ini.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK juga mendukung penuh dan berharap tradisi masyarakat Tanjung Batu ini dapat dipertahankan dan dilestarikan.

” Pemerintah diharapkan memberikan dukungan, sehingga kegiatan ini dapat dikemas semakin baik sebagai bagian daya tarik pariwisata” harapnya

Baca juga:  Tradisi Kebo-Keboan Suku Osing di Banyuwangi

Hadir juga dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat serta adat, dan masyarakat Tanjung Batu. (sib/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here