Dari Pramugara hingga Jualan Sayur dan Berakhir Sukses

Ilustrasi maskapai penerbangan (dok/pasardana)

JYBMedia: Meski kehilangan pekerjaan sebagai pramugara di Fiji Airways, membuat Avikash Lal memutuskan pulang kampung untuk bertani. Menurutnya, pilihan itu menjadi hal yang tepat untuk menghabiskan waktu penuhnya bersama keluarga.

Terlebih Avikash sangat ingin membantu ayahnya berjualan sayuran di Bundaran Votu Alevu di Nadi.

Dalam kesehariannya, pria 24 tahun ini mengakui, dalam situasi pandemi, dirinya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah tanpa sosial media dan membaca buku.

“Sejauh ini saya berkegiatan seperti biasa, sejak saya kembali dari San Francisco pada 16 Maret. Bertani adalah satu hal yang saya suka karena menghasilkan uang bagi kami. Kami semua tidak tahu kapan pekerjaan akan dilanjutkan, jadi saya berencana menginvestasikan waktu saya untuk bertani,” ujarnya, melansir dari laman Fiji Sun.

Setelah mengikuti aturan karantina mandiri, Avikash bangun lebih pagi dan berolahraga. Kemudian ia pun pergi ke pasar dan mulai menjajakan aneka sayurannya.

“Kita semua harus menginvestasikan waktu daripada menyia-nyiakannya. Saya suka bekerja sehingga membuat saya tetap fit. Juga kami sukses dalam karier hanya karena orangtua kami terlibat dalam pertanian, di mana kami masih menjadi bagian darinya,” tuturnya.

Dengan kesibukan barunya, tidak ada yang benar-benar menyangka, selama enam bulan tidak terbang, namanya kembali dipanggil kembali oleh perusahaan maskapai tempatnya bekerja. Kesempatan ini seakan telah memberikan kemenangan tersendiri dalam hidupnya.

“Penerimaan staf Fiji Airways minggu lalu sangat emosional. Saya menangis ketika saya terpilih lagi menjadi awak kabin dan pada saat yang sama saya sangat gembira. Saya merasa diberkati dan saya ingin berterima kasih kepada maskapai yang memilih saya untuk menjadi bagian dari perusahaan mereka. Selama tiga tahun terakhir, maskapai ini telah membantu saya menyediakan makanan dan menghidupi keluarga saya,” kata dia.

Baca juga:  Puan Maharani Minta, Prioritaskan Vaksin Bagi Masyarakat Tak Mampu

Pemuda yang juga pelari maraton ini tak hanya berhasil menjual hasil pertanian ke berbagai daerah, ia juga baru-baru ini kembali menorehkan kemenangan dalam turnamen atletik bertajuk ‘Namosi Marathon 2020’.

Perekrutan kembali sebagai pramugara di maskapai penerbangan tempatnya bekerja, membuat ia mendedikasikan prestasinya itu untuk perusahaan yang menaunginya tersebut.(*/okz)

sumber : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here