FORKI Bali Targetkan Dua Medali Emas di PON XX

Ketut Rochineng dan Coki diapit karateka andalan Bali lainnya.

BALI – JYBMedia: Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Bali menargetkan meraih dua medali emas di PON XX yang akan berlangsung di Papua, 2-13 Oktober 2021.

Ketua Umum FORKI Bali Ketut Rochineng di dampingi sekumnya Ardy Ganggas, Jumat (1/1/2021) mengatakan, dua medali emas tersebut dari Cokorda Istri Sanistya Rani di nomor kumite kelas 55 kg putri dan satu emas lainnya dari nomor kata beregu putri atau kata perseorangan putra.

“Di PON XIX/2016 silam di Jawa Barat kami merebut 1 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu, emas itu dari Coki (Cokorda Istri Sanistya Rai,red). Kami optimistis Coki mempertahankan prestasinya itu di Papua nanti, dan satu emas lagi dari nomor kata,” tegas Rochineng dalam paparan awal tahun FORKI Bali songsong PON Papua.

Ditambahkan Rochineng seperti dikutip perspectivesnews.com grup siberindo.co, jaringan jybmedia.com, mengatakan, untuk level nasional, karateka Coki masih yang teratas, bahkan untuk Asia Tenggara karena dia di SEA Games Kuala Lumpur juga mempersembahkan emas bagi kontingen Merah Putih.

Dengan kini berlatih di pelatnas untuk kualifikasi Olimpiade, Rochineng yakin kemampuan Coki, baik secara teknik maupun fisik tidak diragukan lagi. Ia menambahkan, Coki kini sedang berupaya meraih poin untuk Olimpiade melalui kualifikasi yang akan diadakan dalam waktu dekat.

“Kami berharap Coki mampu lolos ke Olimpiade Tokyo 2021 dan berhasil mengharumkan Indonesia di ajang tersebut melalui nomor spesialisnya yakni kumite kelas 55 kg putri,” harap Rochineng.

Terkait karateka Bali yang lolos PON, Rochineng mengatakan ada 12 karateka putra dan putri yang nantinya berlaga di PON Papua. Mereka saat ini sedang menjalani Pelatda Desentralisasi di perguruannya masing-masing.

Selama 2021 ini sebelum berlaga di PON Papua, kata dia, mereka paling tidak akan dikirim mengikuti try out atau kejuaraan-kejuaraan, baik yang digelar dalam skala Bali, nasional maupun internasional.

Baca juga:  Lakoni Laga Amal, Mike Tyson Kembali Bertanding

“Kalau persiapan fisik dan teknik sudah dekati 50 persen kita mendahului laksanakan program latihan di dojo-dojo yang fasilitasnya lengkap. Jadi, pelatda mandiri dilakukan sejak awal sehingga saat pelatda digelar KONI Bali nanti, karateka Bali sudah matang,” ujar Rochineng diamini Ardy Ganggas.

FORKI Bali, sebut Rochineng, kini sedang mempersiapkan karateka junior untuk menjadi pelapis seniornya sehingga nantinya tidak hanya bertumpu pada Coki dalam mendulang medali emas. Didukung oleh perguruan yang banyak dan berkualitas, Rochineng optimis kader-kader karateka Bali akan bermunculan.(zil/sib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here