Cara Tangani Tanaman yang Hampir Mati

IIustrasi tanaman (dok/enervon)

JYBMedia:  Meski sudah tampak layu di atas permukaan tanah, ada kemungkinan akar tanaman tersebut masih bisa diselamatkan. Untuk itulah, sebelum membongkar tanah, cobalah memotong bagian tanaman Anda yang layu dan terus menyiraminya secara rutin.

Saat tanaman layu dan daun-daunnya mulai kering, kita seringkali X bahwa tanaman tersebut akan segera mati. Padahal, tanaman yang layu belum tentu mati. Untuk itu, jangan terburu-buru membuang tanaman yang layu. Kita masih bisa menyelamatkannya. Caranya, dengan mencoba trik berikut ini.

1. Cari tanda-tanda kehidupan Jika tanaman berubah menjadi coklat dan kehilangan sebagian daun, jangan menyerah dulu.
Mungkin Ini Penyebabnya Ada harapan untuk bisa menghidupkannya kembali, dengan catatan tanaman masih memiliki sedikit daun hijau dan batang yang lentur. Kuncup daun juga merupakan pertanda pasti bahwa tanaman masih hidup. Melinda Meyers, bintang dan produser segmen TV dan radio Melinda’s Garden Moment, mengatakan, menghidupkan kembali tanaman membutuhkan kesabaran (terkadang bahkan bertahun-tahun).

2. Dugaan kekurangan atau kelebihan air Tanaman yang terlalu banyak disiram juga akan tampak layu dan mungkin berdaun coklat atau kuning yang membuatnya tampak mati. Sebaliknya, jika kita lupa menyiram tanaman, daunnya akan menjadi coklat, namun mengering pada bagian tepi atau menggulung. Kristena LaMar, ahli berkebun di Oregon, Amerika Serikat mengatakan, jika kita mengira penyiraman berlebihan adalah penyebab matinya tanaman, ada langkah yang bisa dilakukan.

Pindahkan tanaman tersebut ke tanah yang kering, dan jika tanaman mulai “haus”, kembali sirami. Bila sudah menunjukkan tanda-tanda kehidupan, biarkan tanaman itu tumbuh sehat sebelum memikirkan untuk memberinya pupuk. “Memupuk tanaman yang bermasalah dapat melukai akar yang lunak dari tanaman yang sedang dalam proses pemulihan,” ujar Mayers.

Baca juga:  Kain Buatan Bali Resmi Digunakan Rumah Mode Ternama di Prancis

3. Cek pencahayaan Jika kita baru saja memindahkan tanaman ke tempat baru, mungkin tanaman tidak mendapatkan cukup cahaya. Atau, bisa saja pencahayaan berubah karena terhalang sesuatu.

Kebanyakan Disiram Untuk tanaman dalam ruangan, kita bisa menggunakan tirai yang tipis agar cahaya tetap bisa masuk ke dalam ruangan. Jika tanaman dalam ruangan tak memiliki cahaya yang cukup, pindahkan tanaman ke jendela yang lebih cerah. Juga perlu diingat, jika tanaman indoor terlalu banyak terpapar cahaya, ini juga akan menimbulkan masalah. Untuk itu, perhatikan cahaya dan letakkan tanaman sesuai dengan jenisnya.

4. Cari tempat yang lembap Tanaman menyerap air melalui daun dan juga akar. Jadi simpan tanaman di tempat lembap yang tidak terlalu cerah, dan tidak terlalu kering untuk membantunya pulih.(*/)

sumber: Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here