Menggelikan! Ini Pengalaman Gubernur Jabar saat Suntik Vaksin

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (dok/siberindo)

BANDUNG – JYBMedia: Vaksinasi anti Covid-19 dimulai Rabu (13/1/2021). Presiden menjadi individu pertama yang disuntik vaksin. Lalu para tenaga kesehatan, para kepala daerah dan seterusnya sebagai contoh dan profesi rawan Covid.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan kesaksian pribadinya. Ia pernah jadi relawan uji coba vaksin sebelum vaksin itu resmi diluncurkan.

Kesaksian itu ia tulis pada akun media sosialnya, Rabu (13/1/2021). Di twitter, ia membagikan pengalamannya secara bertutur, santai, diselingi canda, berikut:

Saya sendiri sudah dua kali disuntik vaksin Vovid-19, melalui produk Biofarma-Sinovac. Jadi tidak perlu disuntik lagi.

Hasilnya sangat menggembirakan: Efikasi 65,3% (di atas standar WHO 50%). Dan, tiga bulan setelah disuntik, pasukan antibodi muncul berlimpah 99%.

Efek Samping: Kesaksian saya sebagai relawan, rata-rata Alhamdulillah tidak ada efek samping. Paling hanya pegal 1 jam setelah disuntik dan saya mah mengantuk selama tiga hari.

Tidak ada demam tidak ada bengkak. Tidak nambah panjang ‘si otong’ dan tidak berubah jadi Hulk atau apapun yang selama ini banyak dikhawatirkan mereka yang terkena hoax.

Efek baik: badan merasa lebih sehat, nafsu makan naik dan nafsu julid turun.

Vaksin Biofarma yang saya pakai blm diproduksi. Tahap 1 minggu ini yang akan digunakan adalah Sinovac yang dibeli langsung setelah berhasil menjalani 3 tes di Brazil (78% efikasi) & Turki (90% efikasi).

Tahap 2-3 baru menggunakan vaksin Biofarma/Pfizer/Astra Zenica. Semua sama.

Jika tidak darurat, vaksinasi adalah pilihan. Namun dalam situasi darurat perang pandemi, vaksinasi adalah kewajiban.

Menolaknya berarti membahayakan keselamatan masyarakat dan negara. Dan, tentu ada sanksi sesuai hukum darurat wabah dan karantina kesehatan.

Mari bela negara dengan menjauhi potensi menjadi penular covid-19 yang membahayakan masyarakat dengan mengikuti vaksinasi dengan sukarela.

Baca juga:  Imbas Pandemi Covid-19, Indonesia Alami Resesi

Vaksin hanya metode pengurang wabah. Tetap jalankan metode 3M dalam keseharian kita. Selesai. (*/sib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here