Sultra Jadi ‘Pilot Project’ Penggunaan Aspal Buton

(ist)

SULTRA – JYBMedia: Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkeinginan proyek pembangunan jalan menggunakan aspal Buton sepanjang 1.000 kilometer oleh Kementerian PUPR di tahun 2021 menjadikan Provinsi Sultra sebagai Pilot Project.

Kepala Dinas Kominfo Sultra Ridwan Badillah menyampaikan hal tersebut usai rapat terbatas Gubernur Sultra Ali Mazi bersama pejabat di lingkungan Pemprov Sultra di ruang rapat gubernur, Rabu (20/1/2021).

Sebagai bukti keseriusan Pemprov Sultra, kata Ridwan Badillah, Gubernur Ali Mazi telah bersurat ke Kementerian PUPR per tanggal 30 Desember 2020 menyampaikan keinginan tersebut.

Gubernur Ali Mazi mengabarkan, pihak Asosiasi Pengembang Aspal Buton Indonesia (ASPABI) telah menyatakan komitmennya memenuhi permintaan aspal Buton untuk jalan sepanjang 1.000 kilometer.

Dalam surat ke Kemen PUPR, Gubernur juga mengusulkan pengembangan sejumlah sarana dan prasarana penunjang dalam rangka pemanfaatan Asbuton.

Sarana dan prasarana penunjang dimaksud terkait pengembangan Pelabuhan Nambo di Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton.

”Pelabuhan ini merupakan pintu utama dalam mengantarpulaukan produk aspal Buton, baik hasil olahan maupun bahan lapis penutup jalan beraspal Buton,” kata Ridwan Badillah mengutip isi surat Ali Mazi.

Demi menjamin kelancaran pengangkutan bahan baku aspal dari Kabungka ke Pelabuhan Nambo, diperlukan pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 29 kilometer.

Ridwan Badillah menyebut ada poin yang tak kalah krusial dalam ratas yang dipimpin Gubernur Ali Mazi, yaitu mengusulkan Sultra ke pemerintah pusat sebagai Kawasan Strategis Nasional.

Gagasan ini dilatarbelakangi oleh potensi Sultra yang sangat besar.

Alasannya, selain memiliki aspal alam, Sultra juga merupakan daerah yang memiliki potensi nikel sangat besar, yang tersebar di 11 dari 17 kabupaten/kota yang ada

Kesebelas kabupaten/kota itu yakni Kabupaten Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, Buton, Buton Utara, dan Buton Selatan.

Baca juga:  PC LPBI NU Kota Kediri Gelar Rakor Penanganan Virus Covid 19

Sejumlah pejabat yang hadir dalam ratas antara lain, Asisten Bidang Pemerintahan Basiran, Asisten Bidang Administrasi Umum La Ode Mustari, Kepala Dinas Sumber Daya Alam dan Bina Marga Abdul Rahim.

Hadir juga Kepala Dinas Perhubungan Hado Hasina, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Andi Azis, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ridwan Badillah, dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Belli Tombili.(*/sib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here