Rapat Pleno, KPU Kabupaten Kediri Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Rapat Pleno Terbuka digelar di Ruang Kilisuci Gedung Pemerintah Kabupaten Kediri, Jumat (22/1), dengan dihadiri sejumlah tokoh Muspida, KPU, Bawaslu, Ketua Partai Politik Kabupaten Kediri.

KEDIRI – JYBMedia: Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kediri, menetapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa yang unggul di
Pemilihan Umum Kepala Daerah 2020.

Kegiatan yang terangkum dalam Rapat Pleno Terbuka digelar di Ruang Kilisuci Gedung Pemerintah Kabupaten Kediri, Jumat (22/1), dengan dihadiri sejumlah tokoh Muspida, KPU, Bawaslu, Ketua Partai Politik Kabupaten Kediri.

Acara diselenggarakan sesuai protokol kesehatan yakni, mengenakan masker, mengukur suhu tubuh, membasuh tangan dengan handsinitizer, dan menjaga jarak sebagai upaya mencegah penyebaran virus covid 19.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Anwar Ansori, menjelaskan, sesuai tahapan pilkada 2020, pihaknya menetapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kediri, dengan dasar buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) yang dikeluarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan diberikan kepada KPU RI pada tanggal 20 Januari 2021 kemudian diserahkan kepada KPU di Daerah.

” Sesuai aturan kegiatan Rapat Pleno penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih harus diselenggarakan paling lama lima hari. Kemudian, kewajiban kami dalam tahapan selanjutnya akan menyampaikan berita acara dan surat keputusan KPU perihal penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang akan kami sampaikan kepada Anggota DPRD Kabupaten Kediri, sebagai pengusulan yang kemudian akan ditindak lanjuti oleh Anggota Dewan sebagai prosedur pelantikan Bupati dan Wakil Bupati oleh Gubernur Jawa Timur pada Bulan Februari mendatang ” ujarnya

Sementara dilokasi berbeda, Hanindhito Himawan Pramana, Bupati Kediri terpilih, menambahkan, pihaknya mulai saat ini harus mempelajari bagaimana pola komunikasinya, terkait bagaimana program-program Pemerintah Kabupaten Kediri, yang sekarang dan ke depannya harus mulai diselaraskan, dan disatukan frekuensinya.

Baca juga:  Jelang Nataru, Sejumlah Bahan Pokok Alami Kenaikan

” Kejajaran Pemerintahan Kabupaten Kediri baik Bupati lama maupun OPD, terutama sejumlah pekerjaan rumah yang sudah menanti baik bencana alam seperti terjadinya banjir Tarokan. Kemudian, banjir yang terjadi karena penebangan liar yang ada di Kepung dan Besowo yang mengakibatkan 2300 ribu lebih kepala keluarga kesulitan mendapatkan air bersih.Lalu, wabah Covid 19 yang terjadi di Kabupaten Kediri yang secara grafik mengalami angka kenaikan” imbuhnya.

Bupati Kabupaten Kediri terpilih yang akrab disapa Mas Dhito, juga mengutarakan, pihaknya juga menghargai pejabat Bupati dan Wakil Bupati Kediri yang masih aktif. Karena statusnya masih belum dilantik secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur, maka sejumlah kebijakan akan digulirkan menunggu setelah pelantikan dilakukan, khususnya penanganan pandemi Covid 19.

” Untuk saat ini, semua Kepala Daerah di Indonesia masih fokus perihal penanganan Covid 19. Pastinya kami berharap, Kabupaten Kediri kembali ke zona hijau” pungkasnya

Sekedar diketahui, dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri tahun 2020 hanya terdapat calon tunggal yakni pasangan Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa.

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara oleh KPU Kabupaten Kediri, pasangan Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa, memperoleh suara sebanyak 590.644, sedangkan kolom kosong 181.155, dengan jumlah suara sah 771.799, jumlah suara tidak sah 32.058, hingga jumlah suara sah dan tidak sah 803.857.(abi/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here