Gratiskan Makanan Hingga Warung Nyaris Dibakar

Nurhadi, Panglima Laskar Panji Peduli,saat memberikan bantuan Pak Tatang, pemilik warung makan di Dusun Limbeng, Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang. Pemilik warung, rela menggratiskan makanan bagi korban terdampak gempa.

MAMUJU – JYBMedia: Banyak kisah akan perjalanan yang ditempuh Nurhadi, Panglima Laskar Panji Peduli bersama Tim Laskar Panji Peduli, saat menyalurkan bantuan bagi para korban terdampak gempa Sulbar yang terjadi beberapa pekan lalu atau di Januari 2021.

Penyaluran bantuan yang mulai dilakukan sejak 11 Februari 2021- 13 Februari 2021, banyak menemui hal unik dan memilukan dari para pengungsi. Bukan hanya kehilangan orang yang disayangi, sanak saudara, tempat tinggal. Tapi, juga ada seorang warga yang masih rela melakukan hal sosial, meski harus bertentangan dengan keluarga.

Seperti halnya yang dilakukan Tatang, pemilik warung makan di Dusun Limbeng, Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang. Ia, rela menggratiskan makanan miliknya bagi para korban bencana.

” Meski kondisi saya pas-pasan, tapi bagi saya menggratiskan makanan hal wajib yang harus dilakukan. Bagaimanapun, inilah wujud kepedulian yang bisa saya lakukan terhadap sesama” ucap Tatang, saat disambingi Nurhadi bersama Tim Laskar Panji Peduli.

Lelaki berusia 55 tahun tersebut juga mengisahkan, niatan baiknya menolong sesama dengan memberikan makanan gratis memag tidak semulus yang diharapkan. Karena, warung miliknya juga nyaris dibakar anak kadungnya lantaran memberikan nasi gratis.

” Niatan tulus yang saya lakukan, memang tidak mendapat reaksi positif dari anak saya. Alasanya, uang dari mana untuk membeli bahan baku kalau makanan harus digratiskan. Hingga dia marah marah dan nyaris membakar warung makan.Tapi dengan pemahaman yang saya berikan, niatan membakar urung dilakukan” kisah Tatang.

Dari situ, Tatang juga menguraikan, baginya rizki sudah ada yang mengatur dan dirinya hanya bisa pasrah. Niatanya, berbuat baik bagi sesama merupakan hal baku yang harus dilakukanya.

” Ya, kemampuan saya memberikan makan gratis karena saya menggeluti usaha makanan. Meski dari semua ini mendapat pertentangan” pungkasnya.

Baca juga:  Kisah Bocah 11 Tahun yang Kehilangan Orang Tua

Sementara, Nurhadi, Panglima Laskar Panji Peduli,mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan salut tak terhingga yang dilakukan Pak Tatang.

” Luar biasa, kondisi Pak Tatang serba pas-pasan, tapi masi mau menggratiskan makanan bagi warga sekitar yang terdampak gempa. Semoga, hal ini bisa memotivasi kita bersama” harapnya.(red/bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here