Memahami Jenis Gangguan Tidur yang Paling Umum

Ilustrasi tidur (dok/covesia)

JYBMedia: Bukan hanya insomnia, terdapat jenis gangguan tidur lainnya yang dapat mengganggu waktu istirahat berharga Anda.

Tidur malam yang cukup dapat membantu Anda mengistirahatkan fisik dan pikiran. Dengan begitu, Anda akan siap menghadapi hari esok dengan tenaga yang sudah pulih.

Namun sayangnya, terkadang Anda mengalami gangguan tidur pada malam hari. Bukan hanya insomnia, ternyata ada macam-macam gangguan tidur yang bisa menghantui Anda sewaktu-waktu.

Berikut adalah macam-macam gangguan tidur yang perlu Anda ketahui:

1. Insomnia

Seorang Wanita Mengalami Insomnia
Dari berbagai jenis gangguan tidur, insomnia kemungkinan besar merupakan yang paling sering didengar di telinga kebanyakan orang. Kondisi ini terjadi ketika seseorang sulit memulai atau mempertahankan tidur. Orang tua dan wanita lebih berisiko mengalaminya.
Penyebab insomnia cukup beragam, antara lain stres, gangguan pencernaan, serta hormon.
Insomnia dapat memengaruhi kualitas hidup, bahkan berpotensi menyebabkan beberapa kondisi berikut:
Depresi.
Sulit konsentrasi
Cepat marah.
Penambahan berat badan
Masalah pada pekerjaan.
Cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi insomnia, yaitu dengan tidur pada jam yang sama setiap harinya, mematikan lampu kamar Anda, dan bisa juga dengan menghindari minum kopi saat menjelang tidur.

2. Sleep Apnea

Sleep Apnea pada Pria
Sebagian orang mendengkur ketika tidur. Meski kerap dianggap bukan masalah, mendengkur tetaplah gangguan tidur. Sementara itu, ada yang lebih serius dibanding mendengkur, yakni sleep apnea.Dari macam-macam gangguan tidur, ini adalah salah satu kondisi kesehatan yang serius karena mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen dan membuat Anda terjaga pada malam hari.
Terdapat beberapa terapi OSA yang bisa Anda pilih. Salah satunya adalah dengan menggunakan masker oksigen bertekanan khusus.

3. Parasomnia

Baca juga:  Cara Sehat Atasi Susah Tidur

Ilustrasi Parasomnia
Sering mendengar cerita seseorang yang berjalan saat tidur? Atau bahkan Anda sendiri yang mengalaminya? Itu termasuk salah satu gejala parasomnia, lho.Parasomnia sendiri adalah jenis gangguan tidur yang membuat penderita melakukan gerakan dan berperilaku tidak normal saat tidur.Tak hanya tidur berjalan, gerakan dan perilaku yang tidak normal tersebut dapat berupa:
Mengigau.
Mengeluarkan rintihan.
Mimpi buruk.
Mengompol.
Menggertakkan gigi.
Mengatupkan rahang.

4. Restless Leg Syndrome (RLS)

Diagnosis Restless Leg Syndrome (RLS)
Dari macam-macam gangguan tidur, RLS mungkin cukup asing bagi Anda. RLS atau restless leg syndrome adalah kondisi ketika adanya dorongan kuat untuk menggerakkan kaki. Gejala ini paling sering muncul pada malam hari.
RLS kerap dikaitkan dengan kondisi kesehatan tertentu, termasuk ADHD dan penyakit Parkinson. Namun, penyebabnya belum diketahui secara pasti.Anda dapat berkonsultasi kepada dokter untuk mengatasi jenis gangguan tidur yang satu ini. Biasanya dokter akan memberikan obat yang diindikasikan untuk membuat otot lebih rileks.
Selain konsumsi obat yang dianjurkan, Anda juga bisa memperbaiki gaya hidup untuk meringankan gejala RLS. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan, yakni:
Berendam di air hangat.
Kompres hangat dan dingin.
Olahraga ringan.
Menghindari kafein.
Beristirahat yang cukup.

5. Narkolepsi

Seorang Pria Mengalami Narkolepsi
Narkolepsi merupakan penyakit tidur kronis yang yang ditandai dengan rasa mengantuk yang berlebihan pada siang hari dan menimbulkan serangan tidur. Anda bisa tiba-tiba tertidur kapan saja dan di mana saja.
Perbaikan pola tidur dapat membantu Anda keluar dari narkolepsi. Pola tidur yang disarankan adalah:
Memiliki jadwal tidur yang teratur.
Mengelola stres dengan baik.
Memenuhi waktu tidur yang cukup.

6. Gangguan Ritme Sirkadian

Baca juga:  Rasa Air Mineral Kemasan Berbeda? Ini Alasanya!

Gangguan Ritme Sirkadian
Jam biologis tubuh atau ritme sirkadian bertanggung jawab dalam mengatur pola tidur, menentukan suhu tubuh, tekanan darah, dan hormon. Ritme sirkadian ini bisa terganggu.
Gangguan ritme sirkadian adalah kondisi yang dapat terjadi ketika jam biologis internal seseorang tidak selaras dengan isyarat waktu eksternal, termasuk siklus cahaya gelap alami.
Apabila terjadi, Anda bisa mengalami bangun lebih siang, sulit tidur, atau sulit berkonsentrasi.
Jam biologis tubuh yang terganggu dapat terjadi pada orang dengan kebutaan total, kerja sistem shift, jet lag, atau karena sindrom fase tidur lanjut atau tertunda.

Cara untuk mengatasi jenis gangguan tidur ini dapat dilakukan dengan memperbaiki waktu istirahat, terutama pada malam hari.

7. Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)
Dari macam-macam gangguan tidur yang ada, kelumpuhan tidur mungkin yang paling sering dikaitkan dengan hal mistis. Kondisi ini di Indonesia memang biasa dikenal sebagai ‘ketindihan’. Dalam istilah medis, kelumpuhan tidur dikenal dengan sleep paralysis.
Jenis gangguan tidur ini ditandai dengan ketidakmampuan sementara untuk bergerak sambil beralih dari tidur ke posisi bangun. Kondisi ini memang menakutkan karena seseorang tampak terjaga, tetapi tidak bisa bergerak.

Meski disebut-sebut berkaitan dengan makhluk halus, hal ini bisa dijelaskan secara medis. Sleep paralysis bisa muncul ketika Anda memasuki peralihan antara tidur dan terjaga.
Kondisi kelumpuhan tidur ini dapat juga merupakan gejala narkolepsi yang berkaitan dengan gangguan neurologis tertentu.

Beberapa cara untuk mengatasi sleep paralysis, yaitu:

Menjadwalkan waktu tidur di jam yang sama.
Mencari posisi yang nyaman ketika akan tidur.
Menghindari konsumsi makanan berat ketika hendak tidur.

Demikian macam-macam gangguan tidur yang sebaiknya diketahui. Cara mengatasi gangguan tidur dapat dibagi menjadi dua cara penanganan, secara medis dan perubahan gaya hidup.

Baca juga:  Tetap Sehat Saat Berpuasa? Ini Tipsnya!

Jika mengalami gangguan tidur, segera periksakan kondisi Anda ke dokter. Jika tidak ditangani, dikhawatirkan efek negatif dari gangguan tidur dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan lebih lanjut.

sumber : klikdokter.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here