Joko Susilo Kecewa Kepemimpinan Wasit Gedion F Dapaherang

Konferensi pers yang digelar oleh Panitia Penyelenggara, dan Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, memberikan keterangan.

KEDIRI – JYBMedia: Dalam lanjutan pertandingan Grup C Piala Menpora 2021, mempertemukan Persela Lamongan melawan Persik Kediri, harus berakhir imbang secara dramatis dengan skor 2-2

Dalam konferensi pers yang digelar oleh Panitia Penyelenggara, Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, mengatakan, merasa sangat kecawa dengan hasil akhir yang diraih oleh tim macan putih. Dimana, secara taktik para pemain sudah mengikuti sesuai instruksi. Terbukti, pada menit 12 sudah menciptakan gol pertama.

Namun karena suatu hal, tim harus bermain 10 orang. Memang berat, namun harus segera diatasi dengan menutup kekurangan pemainnya, hingga mengejar ketinggalan skor sama 2-2. Bahkan, pihaknya harus mendapatkan hadiah pinalti setelah pemain persela lamongan melakukan pelangaran dikotak pinalti pada menit akhir..

” Tapi, wasit telah mengambil keputusan dengan tidak memberikan hadiah pinalti kepada kami. Apapun itu, kami mengapresiasi kinerja para pemain yang telah berupaya sekuat tenaga bekerja keras. Seputar OK Jhon yang sering melakukan kesalahan, maka tugasnya akan melakukan evaluasi” ucap Joko Susilo.

Dan, setelah turnamen Piala Menpora, ia akan menjalankan tugasnya untuk mempersiapkan skuadnya untuk berlaga di liga 1 tahun 2021, karena telah mendapatkan kerangka tim. Jadi, tinggal menambah pemain asing sesuai kebutuhan tim, terutama bagian penyerang.

” InsyAllah, akan lebih baik lagi dan sepanjang gelaran turnamen telah memainkan pemain lokal, berusia muda yang telah menampilkan secara bagus. Sehingga, membuat kami lebih optimis menatap liga 1″ ungkapnya

Ditempat yang sama Kapten Persik Kediri,Andri Ibo, menambahkan, mengapresiasi kepada semua teman teman yang telah berjuang sekuat tenaga walau hanya sepuluh orang dari babak pertama hingga babak kedua, telah menampilkan kerja keras dilapangan. Sehingga, bisa mendapatkan poin, meski skornya draw atau sama.

Baca juga:  Tak Ada Agenda, Timnas Dikembalikan Ke Kandang

” Sebagai kapten tim merasa kecewa atas kepemimpinan wasit, dimana seharusnya kami mendapat kan pinalti namun pengadil lapangan tidak memberikanya untuk Persik Kediri. Meskipun kecewa, kami sadar wasit juga manusia, pemain juga manusia setidaknya menjadi bahan evaluasi bersama agar sepak bola Indonesia lebih maju” pungkasnya

Sekadar diketahui, pertandingan lanjutan Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung antara Persela Lamongan melawan Persik Kediri, harus berakhir imbang secara dramatis dengan skor 2-2. Dimana, Persik Kediri unggul terlebih dahulu setelah Yusuf Meilana mencetak gol pada menit 13 kemudian dibalas oleh pemai Persela Lamongan Melvyn Lorenzen pada menit 17 dan 23. Akhirnya, skor berubah sama kuat setelah Kapten tim persik Kediri Andri Ibo menciptakan gol lewat titik putih pinalti pada menit 83 hingga peluit akhir dibunyikan oleh Wasit Gedion F Dapaherang asal Jakarta kedua tim harus puas dengan Skor sama 2-2.(abi/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here