Cara Mengubah “Friend Zone” Jadi Hubungan Cinta, Tertarik ?

Ilustrasi pertemanan (dok/hipwee)

JYBMedia: Terjebak di kondisi “friend zone” memang kerap terasa menyebalkan, atau bahkan menyakitkan.

Kondisi ini menunjukkan keadaan di mana kita mencintai seseorang dan menginginkan dia menjadi pasangan, tetapi dia hanya menganggap kita sebagai teman.

Belum lagi, jika si dia justru sering curhat mengenai permasalahan cinta, entah itu menyukai, pendekatan, atau bahkan putus dengan orang lain.
Nah, berikut ini adalah sejumlah tips yang bisa dicoba untuk mengubah kondisi “friend zone” tadi supaya menjadi hubungan cinta.

1. Kurangi frekuensi Terkadang kita terlalu loyal pada orang yang kita cintai. Bahkan, kita mengorbankan banyak hal demi dia.
Jika dia butuh pertolongan, kita selalu ada untuknya. Parahnya lagi, terkadang kita lebih siaga dibanding orang yang sekarang tengah menjalin hubungan romantis dengannya.
Keadaan seperti ini tentu membuat dia tidak mengetahui preferensi dan kebutuhan kita, karena kita selalu menerima apa pun yang dia putuskan.
Ini tentu akibat kita yang menghabiskan begitu banyak waktu untuk mengurus kebutuhan dan preferensinya.

2. Prioritaskan diri sendiri Jangan takut untuk mencoba menghabiskan waktu dengan diri sendiri dan sedikit memberikan jeda pada diri dengan si dia. Mungkin ini agak sulit diterima oleh hati. Namun, hal ini bisa saja membuat si dia menjadi rindu dan menyadari kehilangan kita.
Selain itu, dia tentu akan mencoba untuk menjangkau dengan menghubungi dan mendatangi kita terlebih dahulu. Kita dapat menghabiskan waktu dengan fokus pada aspek lain dalam hidup kita, seperti karier, hobi, keluarga, dan teman lainnya.

3. Buatlah dia cemburu Jika kita sibuk memperhatikannya saja, dan menonton kisah cintanya dengan orang lain tentu sangat menyakitkan. Cobalah membuat dia cemburu dengan mulai fokus kencan dengan orang lain. Memang benar, orang mulai menghargai sesuatu ketika mereka cenderung kehilangan. Jadi, jika dia menunjukkan tanda-tanda cemburu, kita akan tahu bahwa trik ini mungkin saja berhasil.

Baca juga:  Ini Pandangan Psikolog, Manfaat Memasak Praktis di Rumah

4. Minta dia melakukan sesuatu Jika kita meminta dia melakukan sesuatu untuk kita, secara tidak langsung kita telah meminta dia untuk menginvestasikan waktu dan energinya. Dan, ini secara teoritis terbukti membuat mereka tertarik pada kita.

Semakin banyak mereka berinvestasi pada kita, semakin berarti kita bagi dia. Jangan hanya fokus pada apa yang dia butuhkan, karena inilah saatnya untuk menanyakan apa yang kita butuhkan pula.(*/)

sumber : kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here