Jelang Larangan Mudik, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang

(dok)

JAKARTA – JYBMedia: Tiga hari menjelang pelarangan mudik, Stasiun Pasar Senen masih dipadati penumpang. Antrean tes bebas Covid-19 di stasiun sebagai syarat keberangkatan pun sampai mengular ke luar pagar.

Senin (3/5/2021), sejak pagi para calon penumpang kereta api jarak jauh dari Jakarta yang mau mudik ke arah timur memadati Stasiun Senen.

Karena hasil tes bebas Covid-19 hanya berlaku selama 24 jam sebelum keberangkatan, hampir seluruh penumpang mengandalkan fasilitas tes Covid-19, berupa tes genose C-19, atau tes usap antigen di stasiun.

Akibatnya, kepadatan di Stasiun Pasar Senen pun tak terhindarkan. Per 1 Mei 2021, tercatat sudah ada lebih dari 6.000 calon penumpang yang akan diberangkatkan.

DIsiarkan KompasTV, keberangkatan kereta api didominasi oleh penumpang ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, khususnya Malang dan Surabaya.

Kepadatan Stasiun sudah berlangsung seminggu sebelumnya. Jumat (30/4/2021) sore misalnya, Stasiun Senen sudah ramai dengan pemudik warga Jakarta dan sekitarnya yang hendak berlebaran di Jawa.

Menurut hasil pengamatan MNC Portal Indonesia di lokasi, sejumlah penumpang duduk di bangku dan lantai peron menunggu jadwal keberangkatan kereta yang sudah mereka miliki tiketnya.

Selain itu, di salah satu sudut stasiun, jumlah calon penumpang yang hendak melakukan tes GeNose Covid-19 juga tampak padat oleh antrean calon penumpang KA.

Kusni (64), warga Cilandak Barat, mengaku, dirinya hendak mudik ke Cilacap Jawa Tengah.

“Mau mudik ke Cilacap. Beli tiket sudah setengah bulan lalu. Bapak mau lebaran sama anak dan cucu di kampung halaman. Iya sengaja mudik sebelum ada larangan mudik,” ujar Kusni.

Sementara itu, calon penumpang KA lainnya, Endang Susilawati (35), yang juga warga Bekasi mengaku, sengaja berangkat di pengujung bulan April karena mengetahui pada 6 Mei larangan mudik oleh pemerintah semakin ketat peraturannya.

Baca juga:  Sandiaga Salahudin Uno Ajak SMSI Bantu Bangkitkan Sektor Pariwisata

“Mau mudik ke Kebumen. Sudah beli tiket sejak 15 April. Rencananya kumpul sama keluarga di kampung halaman. Sama kakak dan keponakan lima orang,’ kata Endang Susilawati.

Nandar (45), warga Depok yang sedang berada di Stasiun Kereta Senen Jakarta Pusat juga mengaku menemani anggota keluarganya yang akan berangkat mudik lebih awal.

“Kita mau mudik ke Kebumen. Udah beli tiket seminggu yang lalu. Ini yang berangkat ada 3 anggota keluarga, saya nanti nyusul karena saya masih masuk kerja,” kata Nandar.

Meskipun padat, PT Kereta Api Indonesia tidak menambah jumlah kereta di Stasiun Senen, malah membatasi kuota 70 persen setiap keberangkatan. (*/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here