Peti Mati Gratis Untuk Jenazah Covid-19 di Kediri

Sejumlah Anggota Gusdurian Mojokutho Pare, Kabupaten Kediri, sedang mengecat sebuah Peti Mati Gratis

KEDIRI – JYBMedia: Berlokasi di Kelurahan Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, sekelompok pemuda yang tergabung dalam Gusdurian Mojokutho Pare, membuat kerajinan Peti secara gratis kepada masyarakat. Hal ini dilakukan, seiring terjadinya kelangkaan jumlah peti mati, hingga muncul terobosan ini.

Ceritanya, berawal sebagai relawan pemulasaraan jenazah korban Covid 19 dan mengetahui secara langsung stok peti mati semakin berkurang, hingga secara spontanitas membuat peti mati untuk dibagikan kepada masyarakat, khususnya kategori kurang mampu.

Untuk kegiatan pembuatan peti mati dimulai sejak dua Minggu terakhir, ditandai adanya peningkatan jumlah yang terpapar Covid-19, sampai kemudian meninggal dunia, serta jumlah permintaan kebutuhan peti mati yang mengalami peningkatan.

” Dalam sehari dibantu rekan- rekan relawan bisa menghasilkan 3 buah untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan” ungkap Koordinator Komunitas Gusdurian, Mojokutho Pare, Falensianus Anugerah Yunianto, Sabtu (17/07)

Pria yang akrab disapa Yunianto, menambahkan, untuk modal membuat peti mati diperoleh dari upah pemulasaran dan para donatur. Kebetulan, pada saat menjadi relawan pemulasaran jenazah perwakilan dari Gus Durian, pihaknya mendapatkan uang dari Kepala Kelurahan. Kemudian, uang tersebut dijadikan modal membeli kayu yang diwujudkan menjadi peti mati.Bahkan, jajaran anggota Polsek Pare Polres Kediri dan warga lainnya juga ikut mendonasikan sebagian rezekinya.

” Niiatanya, dorongan untuk membantu sesama. Apalagi di masa pandemi covid 19 yang masih terjadi, masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah. Harapanya, wabah pandemi bisa segera berakhir, dan mari berjuang bersama pemerintah atau Satgas Covid-19. Semoga, kehidupan bisa normal kembali” pungkasnya.(abi/bud)

Baca juga:  Berharap Pers Miliki ' Self Regulatory'

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here