Banjir di Samarinda Makin Mengkhawatirkan

Ilustrasi banjir di Samarinda

SAMARINDA – JYBMedia: Banjir di sejumlah wilayah di Samarinda memasuki hari keempat. Ketinggian air masih cukup mengkhawatirkan.

Jika sebelumnya sepaha orang dewasa, sejak kemarin (6/9/20/21) sudah melebihi pinggang orang dewasa atau sekitar 87 sentimeter. Kondisi ini membuat warga kesulitan beraktivitas.

Air yang datang sudah bercampur lumpur. Warga yang sudah berhari-hari merasakan dinginnya air, mulai mengeluhkan kesehatan mereka.

Terutama anak-anak yang mulai terserang gatal-gatal dan demam.

Untuk itu, tim PMI Kota Samarinda mengecek kondisi warga sembari para relawan lainnya mendistribusikan bantuan makanan.

“Kalau mau berobat, lumayan jauh ke puskesmas, terlebih saat Banjir tinggi air bisa sepinggang orang dewasa. Alhamdulillah saat ini ada bantuan datang. Sekaligus ada tim medis untuk memeriksakan kesehatan warga di sini,” kata Fitria, (35) warga Jalan Asparagus, Bengkuring.

Sementara itu, Barkani, Korwil Posko 2 Damkar mengatakan, penyaluran bantuan merupakan tindak lanjut dari laporan warga terdampak Banjir yang belum mendapat bantuan.

Meski bantuan sudah disalurkan, Barkani meminta warga, terutama ketua RT, untuk proaktif memberi informasi kepada petugas tentang warga yang terdampak banjir.

Sebab, katanya, pendataan sangat diperlukan agar warga itu mendapat bantuan.

“Agar yang diberikan bisa bermanfaat dan meringankan sedikit beban warga terdampak banjir. Kami imbau para ketua RT aktif melaporkan kondisi wilayahnya, baik kepada kelurahan mapun kecamatan,” kata Barkani.

Dedi Setiawan, Tim dari PMI menjelaskan, hasil survey ke rumah warga, pihaknya menerima berbagai macam keluhan kesehatan.

“Rata-rata mengeluhkan gatal serta pilek dan tekanan tinggi. Ini penyakit yang biasa menyerang kawasan terendam banjir,” kata Dedi.

Dijelaskannya lagi, kebanyakan yang terserang gatal dan flu adalah anak atau balita. Sementara hipertensi dialami para orang tua dan lanjut usai.

Baca juga:  Bupati Dukung KBM yang Dijadwalkan Awal Januari 2021

“Kami sarankan, warga yang sakit gatal dan flu, menjaga kesehatan dengan tidak memanfaatkan air Banjir sebagai air mandi. Bagi penderita hipertensi kami sarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Dedi. (kis/nha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here