Unik! Polres Bangkalan Vaksin Keliling Pakai Baju ‘Sakera Marlena’

Sakera-Marlena’ yang merupakan baju adat khas Bangkalan merupakan bukti kecintaan mereka terhadap produk lokal dan berusaha menjaga serta melestarikannya.

BANGKALAN – JYBMedia: Kepolisian Resor Bangkalan terus bergerak memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di kabupaten Bangkalan. Termasuk juga dengan percepatan vaksinasi covid-19 di kabupaten Bangkalan. Agar terus meningkat, Polres Bangkalan menggelar vaksin covid-19 pagi ini di Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan menggunakan vaksinasi keliling pada Kamis pagi hari tadi, (04/11/2021).

Yang unik kali ini, mobil vaksinasi keliling digunakan untuk menyasar desa-desa yang tidak bisa terjangkau dengan vaksin. Selain itu, petugas puskesmas dan perangkat desa Kramat menggunakan pakaian adat Madura yakni Sakera-Marlena. Menggunakan pakaian adat ini pun rupanya menarik minat banyak warga untuk divaksin.

Tak hanya menyelenggarakan vaksinasi keliling, petugas yang berada di kantor Desa Kramat pun juga melaksanakan vaksinasi dan menggunakan pakaian adat khas Bangkalan tersebut. Para petugas ini pun merasa sangat bangga bisa melakukan vaksinasi kepada masyarakat dengan tetap menjunjung adat istiadat yang ada.

Menanggapi vaksinasi menggunakan pakaian adat Bangkalan, Kasi Humas Polres Bangkalan Iptu Sucipto, S.H. menjabarkan jika kegiatan ini pun menjadi salah satu bentuk kepedulian para nakes untuk tetap menjaga kelestarian budaya di sela sela menjalankan tugasnya sebagai garda terdepan penanganan covid-19.

“Para nakes yang diterjunkan hari ini di Desa Kramat menggunakan baju ‘Sakera-Marlena’ yang merupakan baju adat khas Bangkalan merupakan bukti kecintaan mereka terhadap produk lokal dan berusaha menjaga serta melestarikannya. Disamping itu, guna menyukseskan vaksinasi kami memang harus berkeliling ke berbagai penjuru di Bangkalan dan untuk mencapai itu semua kami memakai baju adat Bangkalan untuk menarik minat masyarakat agar segera divaksin,” ujar Iptu Sucipto.

Terkait jumlah vaksinasi yang dilakukan di Desa Kramat Kamis pagi ini, Iptu Sucipto menjelaskan jika vaksin mencapai angka 200 orang.

Baca juga:  Gempar! Tidak Hamil Seorang Perempuan Bisa Lahirkan Anak

” Alhamdulillah untuk hari ini, 200 orang yang belum divaksin sudah tervaksin. Dan kedepan, kami akan terus menggunakan kearifan lokal untuk mensukseskan vaksinasi covid-19,” tutup perwira berpangkat Iptu tersebut, ketika dimintai keterangan di Mapolres Bangkalan.(dwi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here