Penyebar Provokasi Jihad Diamankan Polisi

(ist)

BANDUNG – JYBMedia: Polisi dari Satreskrim Polresta Bandung menangkap seorang pria, AW (35) yang menyebar provokasi jihad melawan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dan mengajak orang membakar Polres.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, AW diciduk di kediamannya, Jumat lalu (19/11).

“Saudara AW ditangkap di rumahnya. Yang bersangkutan melakukan tindakan provokasi,” kata Ramadhan, Senin (22/11/2021).

Dalam pemeriksaan, AW mengaku,.mengonsumsi empat butir obat jenis riklona, sebelum membuat konten bermuatan provokasi tersebut.

“Dampak dari riklona, menurut saudara AW, jadi kehilangan fokus atau kehilangan konsentrasi sehingga tidak bisa mengendalikan diri,” kata Ramadhan.

Ramadhan mengatakan, AW telah mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Atas pertimbangan bahwa AW masih bisa dibina, kata Ramadhan, maka yang bersangkutan dipulangkan dan tidak menjalani proses hukum.

“Polri memberi kesempatan AW untuk dibina, sehingga pada malam harinya pada 18.30 dia dipulangkan. Dan, tidak diproses hukum, namun dibina,” tutur Ramadhan.

Sebelumnya, beredar konten berisi ajakan jihad yang diduga bermuatan provokatif di media sosial.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan konten itu berupa pesan yang tersebar di aplikasi pesan WhatsApp dan berisikan seruan untuk melakukan aksi jihad.

Selain itu, tertulis juga ajakan untuk melawan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Pesan tersebut mengajak umat Islam agar membakar polres-polres yang ada di Indonesia.

Penyebar pesan menuliskan bahwa Polri sebagai mafia hukum dan sarangnya penjahat berseragam.

Lalu, di akhir pesan, disebutkan tulisan ‘Panglima Pembebasan Rakyat Indonesia, Panglima Laskar Jihad Siliwangi, Panglima Laskar Jihad Ambon 1999-2002’. (*/sib)

Baca juga:  Kapolri : Ayo Gelorakan Ayo Pakai Masker dan Ayo Segera Vaksin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here