Antisipasi Omicron, Pejabat Dilarang ke Luar Negeri

Ilustrasi Bandara

JAKARTA – JYBMedia: Para pejabat negara dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri guna mencegah penularan varian Omicron yang tengah merebak di sejumlah negara.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan hal itu dalam keterangan tertulis, Rabu.

“Pejabat negara khususnya dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri,” kata Luhut, tapi tidak disebutkan mulai kapan dan hingga kapan.

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Luhut juga mengimbau masyarakat umum agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri pada saat ini.

“Bagi masyarakat umum sifatnya masih imbauan. Jadi WNI diimbau agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dulu, hal ini untuk mencegah dan menjaga terus terkendalinya pandemi di negara ini,” katanya.

Pemerintah, menurut Luhut, saat ini juga akan menyiapkan booster vaksin ketiga yang ditujukan untuk para lansia dan kelompok rentan.

“Pemberian booster akan segera dijadwalkan dan mulai dilaksanakan pada periode Januari tahun depan,” jelasnya.

Berdasarkan arahan Presiden Jokowi, masa karantina bagi WNA dan WNI pelaku perjalanan dari negara-negara di luar 11 negara yg dilarang masuk juga akan ditambah menjadi 10 hari dari sebelumnya 7 hari.

Langkah itu diambil dengan mempertimbangkan semakin banyaknya negara yang mendeteksi varian Omicron. Perpanjangan masa karantina ini akan berlaku sejak 3 Desember 2021.

“Tentunya kebijakan yang diambil ini akan terus dievaluasi secara berkala sambil kita terus memahami dan mendalami informasi tentang varian baru ini,” ujar Luhut, dilansir dari mimbar-rakyat.com grup sinerindo.co jaringan jybmedia.com. (arl)

Baca juga:  Wakil Ketua MPR Apresiasi Langkah Presiden Gratiskan Vaksin Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here