Deskranada Kota Salatiga Diminta Gali Pontensi Pelaku Usaha Kecil

Ilustrasi pelaku usaha kecil di Salatiga

SALATIGA – JYBMedia: Pengurus Dekranasda Kota Salatiga diminta untuk terus menggali dan mengembangkan potensi para pelaku usaha kecil. Mereka juga diharapkan bisa memberdayakan masyarakat untuk kreatif dan inovatif.

Hal itu disampaikan Ketua Dekranasda Kota Salatiga Titik Kirnaningsih Yuliyanto pada Pelantikan Pengurus Dekranasda Kota Salatiga tahun 2021-2022 di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Selasa lalu (7/12). Ia mendorong industri kerajinan bisa berkembang dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kota Salatiga.

“Potensinya luar biasa, seperti industri kerajinan keramik Naruna Salatiga yang telah menjadi salah satu yang potensial dalam kurun waktu baru dua tahun berjalan. Mereka mampu memberdayakan masyarakat dan berhasil mengekspor hasil kerajinan ke luar negeri. Produknya kekinian dan digemari. Ini yang harus kita contoh,” kata Titik Kirnaningsih.

Titik mengatakan, Dekranasda mempunyai kewajiban untuk menggali dan mendorong potensi yang ada di masyarakat. Pembinaan dan pengembangan potensi tersebut harus selalu dilakukan.

“Saya yakin masih banyak kerajinan di Salatiga yang bisa berkembang. Seperti kerajinan bambu di daerah Pulutan dan kerajinan konveksi di Tingkir Lor yang masih butuh pendampingan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar bagi kerajinan itu,” jelasnya, dilansir jatengprov.go.id.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto yang turut hadir dalam pelantikan ini meminta pelaku UMKM di Salatiga ini bisa bergerak bersama untuk menyejahterakan masyarakat. Ia mengatakan, kepengurusan Dekranasda Salatiga yang baru dilantik tersebut juga disii oleh pengusaha yang sukses, di mana mereka berangkat dari nol yang mempunyai semangat dalam berinovasi dan berkreasi.

“Para pengusaha yang lahir dari bawah dan sukses, diharapkan bisa menjadi contoh dan pionir UMKM di Salatiga. Karena kesuksesan membutuhkan kerja yang sangat keras, pikiran dan waktu yang memang tidak sebentar,” tegas Wali Kota.

Baca juga:  Kerajinan Gerabah Gebangsari Jadi Mata Pencaharian Warga Klirong

Diakuinya, pertumbuhan UMKM di Salatiga sangat bagus, sejak awal kepemimpinan Yuliyanto-Haris hingga sekarang.

“Saya juga bangga pertumbuhan UMKM di Salatiga sangat bagus, sekarang saja sudah mencapai 24 ribu UMKM. Meskipun ada pandemi Covid-19, masyarakat tetap mencari terobosan baru dan survive. Contohnya Naruna, pembuatan cangkir dan gelas ini telah dipasarkan ke luar negeri dengan bantuan media online dan memanfaatkan digitalisasi,” ungkap Yuliyanto. (*/cr1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here