Aksi Heroik 2 Personel Polres Lumajang Selamatkan Penambang Pasir Menuai Simpatik

(ist)

LUMAJANG – JYBMedia: Aksi heroik dua personel Polres Lumajang, telah viral menjadi perbincangan publik. Polisi tersebut adalah Bripka Adri Amor dan Briptu Ismail Triono.

Waktu kejadian pada Sabtu (4/12/2021), saat mengetahui Gunung Semeru mengeluarkan lahar dingin, kedua anggota tersebut menghalau beberapa warga dan bahkan truk penambang pasir yang menuju ke lokasi penambangan.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Kamarkajang, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajan Jawa Timur.

“Saat Erupsi Semeru, sekitar pukul 14.30 WIB, kedua anggota meminta kurang lebih 70 orang dan 10 armada truck untuk pergi meninggalkan lokasi penambangan,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti,

Selain itu, Kapolres mengungkapkan, sebelumnya kedua anak buahnya itu telah mendapat informasi tentang ErupsiGunung Semeru, serta terdapat kegiatan penambangan yang masih beroperasi di bantaran sungai tersebut.

“Nah, Bripka Adri dan Briptu Ismail langsung tancap gas menuju lokasi. Mereka meminta semua aktifitas penambangan dihentikan,” kata Eka Yekti, Sabtu (11/12).

Pencegahan yang dilakukan oleh kedua anggotanya itu, kata Kapolres, berhasil meminimalisasi timbulnya korban akibat Erupsi Gunung Semeru pada beberapa waktu lalu

“Alhamdulillah, tidak terjadi kerugian apa pun, baik berupa harta maupun nyawa. Semua warga langsung meninggalkan lokasi penambangan,” ujar Eka Yekti.

Diketahui sebelumnya, telah beredar video singkat berdurasi 30 detik sebelum bencana Erupsi Semeru terjadi.

Dalam video tersebut, dua anggota Polres Lumajang berupaya menghalau, sekaligus menghimbau para penambang agar segera meninggalkan lokasi penambangan.

Dari informasi yang dihimpun, aksi nekad yang dilakukan anggota Polres Lumajang tersebut, menuai respon positif dari masyarakat karena berhasil menyelamatkan puluhan nyawa penambang. (red/hms)

Baca juga:  Soal Pemekaran Cirebon, Bupati Kuningan Memilih Fokus Penangaan Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here