Wujudkan Kamseltibcarlantas ITW Desak Pamerintah Siapkan Arena Unjuk Rasa

Ilutrasi aksi unjuk rasa

JAKARTA – JYBMedia: Selain sebagai urat nadi kehidupan, lalu lintas merupakan cermin budaya dan potret modernitas serta mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional.

Oleh karena itu Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak pemerintah dan Polri lebih serius dan fokus mewujudkan
keamanan dan keselamatan serta ketertiban maupun kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

“Seluruh pihak terkait harus meningkatkan kualitas koordinasi yang bersinergi untuk mengatasi semua bentuk
kendala lalu lintas dengan solusi efektif yang bersifat permanen,” kata Ketua Presidium ITW Edison Siahaan,
Minggu, di Jakarta.

ITW mengingatkan, permasalahan lalu lintas bukan saja populasi kendaraan bermotor yang tidak terkendali
sehingga ruas dan panjang jalan tidak lagi mampu menampung kendaraan yang akhirnya menimbulkan
kemacetan.
Atau hanya lantaran masih rendahnya kesadaran tertib berlalu lintas yang memicu terjadinya kesemrautan dan
pelanggaran serta kecelakaan dan ditambah penegakan hukum yang belum maksimal.

Tetapi dinamika demokrasi yang terus bertumbuh juga menjadi tantangan dalam upaya mewujudkan kamseltibcarlantas. Sudah cukup lama pemerintah dan Polri belum memperhatikan masalah lalu lintas yang ditimbulkan akibat kegiatan sebagian masyarakat. Seperti maraknya aksi unjuk rasa turun ke jalan untuk
menyampaikan aspirasi.

Aksi-aksi unjuk rasa yang dilindungi oleh Undang-undang tidak dapat disangkal telah mengganggu bahkan
mematikan aktivitas dan produktifitas masyarakat lainnya. Namun, belum ada upaya untuk mengantisipasi akibat
dari aksi unjuk rasa di jalan raya yang sudah pasti menimbulkan kemacetan.
ITW meminta pada 2022 pemerintah memastikan aksi unjuk rasa tetap berlangsung dengan baik, tetapi tidak
mengganggu aktifitas masyarakat yang menderita juga mengalami kerugian materi akibat kemacetan.

Arena Unjuk Rasa
ITW berharap pemerintah dan Polri mampu mengendalikan aksi unjuk rasa menjadi destinasi wisata. Dengan cara
segera menyiapkan lahan yang dijadikan arena aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi. Tempat itu
dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang selalu digunakan untuk melakukan aksi unjuk rasa. Serta memastikan
setiap pihak terkait yang dijadikan objek unjuk rasa wajib datang ke arena unjuk rasa untuk mendengar dan
merespon aspirasi para pelaku unjuk rasa.

Baca juga:  Wisata Masih Terpuruk, Pemerintah Belum Miliki Kebijakan Komprehensif

Selain dapat mengurangi gangguan lalu lintas akibat dampak unjuk rasa, juga akan memberikan efek positif seperti
tumbuhnya usaha-usaha kecil oleh masyarakat disekitar lokasi unjuk rasa. Sekaligus bukti bahwa demokrasi di
Indonesia tumbuh dan berkembang dengan tertib dan baik. Sehingga lalu lintas tetap sebagai urat nadi kehidupan
dan cermin budaya serta potret modrenitas bangsa. (*/sib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here