BPOM RI Bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI : Sosialisasi Ajak UMKM Desa Sukses Dan Sejahtera

Foto : (Istimewa)

BLITAR – JYBMedia: Bertempat di Balai Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, diadakan sosialisasi yang dilaksanakan oleh BPOM Pusat dengan Mitra Kerja Komisi IX DPR RI. Sosialisasi dihadiri sebanyak 200 peserta dari Kecamatan Gandusari. Jumat (8/04/2022)

Acara dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, S.Pd, Direktorat Pengawasan BPOM RI, Neni Yuliza, Kepala Loka POM Kediri, Jony Idrus Setiawan, Kepala Desa Semen, Puryanto.

Nurhadi, S.Pd, menyampaikan, melalui sosialisasi ini diharapkan bisa memberikan Komunikasi dan edukasi terkait bidang pangan olahan ini serta kepengurusan legalitas UMKM yang bisa dimiliki dengan mudah. Banyak industri rumahan yang belum mengetahui informasi bagaimana untuk mengurus perizinan hingga bagaimana cara pembuatan produk olahan yang aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Lanjut Nurhadi BPOM juga mendampingi para pelaku usaha UMKM, mulai untuk kepengurusan legalitas, dari kwalitas,kemasan, label kemasan, kadaluwarsa sampai membimbing pemasaran melalui aplikasi secara online. Agar produk UMKM diketahui secara nasional dan internasional.

Diakhir sambutanya seolah menjadi ciri khas Nurhadi selalu berpantun,
“Naik kereta api bersama Pak Otong, Lanjut bersama rombongan ke Surakarta, bersama Program Pendampingan dari Badan Pom wujudkan UMKM Kuat Sukses dan Sejahtera”

Neni Yuliza dalam menyampaikan materi sosialisasi menyampaikan, banyaknya berita di masyarakat tentang adanya keracunan olahan makanan yang ada biasanya terjadi di acara maka dari itu harus ada informasi dan pencegahan dengan belajar dan edukasi pangan yang aman yang artinya dengan keamanan pangan ini tujuannya untuk hidup sehat dan berkualitas.

“Olahan pangan yang aman itu harus menghindari bahan-bahan kimia, tentu makanan bebas dari borax, formalin, pewarna. Sedangkan bahaya fisik bisa disebabkan adanya kerikil, rambut, serangga”

Baca juga:  Ritual Kirab Larap Selambu Makam Pangeran Samodro Tak Ada Rebutan Air

Perlunya masyarakat dalam bentuk pengawasan serta cerdas memilih makanan yang aman. Badan Pom melakukan pemeriksaan, evaluasi untuk produk-produk yang tidak sesuai Persyaratan yang sudah daftar dulu. Pengawasan akan kita tingkatkan pada bulan puasa ini, masyarakat harus tetap hati-hati memilih makanan olahan untuk dikonsumsi menjelang berbuka puasa.

Seringkali bahan-bahan berbahaya untuk manusia disalahgunakan dalam makanan, salah satu contoh formalin yang salah satu kegunaannya untuk mengawetkan mayat. Sedangkan borax kita ketahui kegunaannya untuk antiseptik dan membunuh kuman, jika dikonsumsi terus menerus tentu beresiko menyebabkan kanker. Masyarakat harus selalu teliti dan menghindari bahan tambahan yang dilarang ini. Pungkasnya

Sedangkan Jony Idrus menyampaikan terkait peran serta semua pelaku usaha di bidang pangan olahan maupun masyarakat mengerti bahaya dari makanan yang tidak layak konsumsi serta persyaratan dan informasi tata cara kepengurusan izin mulai dari bawah hingga sampai izin BPOM. Serta penjelasan pemasaran yang di bimbing oleh BPOM melalui online.

Di tengah rangkaian acara juga ada pembagian Doorprize kepada peserta yang beruntung dengan menjawab pertanyaan dari narasumber.

Kepala Desa Puryanto mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Nurhadi wakil masyarakat Blitar yang ada di DPR RI, terima kasih atas terselenggaranya acara sosialisasi ini di Desa Semen ini. Tentu banyak nilai positif yang di dapat oleh Warga kami yang kebanyakan mempunyai usaha olahan rumahan. (R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here