Pentingnya Pengawasan dan Peredaran Pangan Olahan Menjelang Hari Raya

Foto : (Istimewa)

BLITAR – JYBMedia: Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI melaksanakan Kegiatan sosialisasi tentang Pengawasan Keamanan Pangan di Sarana Peredaran Pangan Olahan.

Kegiatan yang melibatkan kurang lebih 200 peserta, acara dibuka oleh Anggota Komisi IX DPR RI Nurhardi, S.Pd di Gedung Kesenian Aryo Kota Blitar Jalan Kenari, Minggu (24/04/2022).

Sosialisasi yang dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI, Kepala LOKA POM Kediri Jony Idrus Setiawan dan jajaran, sosialisasi dilaksanakan untuk mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri untuk selektif mengkonsumsi pangan olahan.

Nurhadi saat membuka kegiatan berharap para pelaku atau produsen UMKM khususnya di Kota Blitar untuk mengurus perizinan produk sebelum dipasarkan secara luas, agar produk yang nantinya di edarkan dan dikosumsi masyarakat aman dan sehat.

Saat ini, papar Nurhadi, beberapa permasalahan yang berkaitan dengan keamanan makanan masih ditemukan produk makanan yang tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan baik yang dikonsumsi oleh masyarakat. Saat ini Komisi IX DPR RI mendorong BPOM untuk melakukan Sidak-sidak ke daerah menjelang Hari Raya, peredaran pangan olahan yang masuk kategori ilegal tanpa ada izin dari instansi terkait dan pangan yang mengandung zat bahan kimia.

“Karena banyaknya kasus keracunan, sebutnya, masih rendahnya pengetahuan, keterampilan dan tanggung jawab produsen tentang mutu dan keamanan pangan”.

Kami berharap melalui sosialisasi ini BPOM mampu berpartisipasi, dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di masyarakat. Pungkas Nurhadi

Jony Idrus saat dikonfirmasi jybmedia.com mengatakan sosialisasi sore ini kita selain menyampaikan terkait keamanan pangan untuk konsumen umum, juga menyampaikan terkait registrasi pangan secara memperoleh izin edar di dinas maupun di Badan Pom. Dengan sasaran pelaku usaha di bidang yang memproduksi pangan, sedangkan untuk masyarakat atau konsumen kita sampaikan terkait keamanan pangan.

Baca juga:  Anggaran Kesehatan Capai Rp 169,7 Triliun, Legislator Minta Dikelola Efisien

Lebih lanjut Jony Idrus menyampaikan masyarakat harus memperhatikan tiga bahaya kimia, biologi dan fisik yang harus dihindari. Di samping itu juga Masyarakat dalam mengolah pangan harus menerapkan 5 kunci keamanan pangan :
1. Menjaga kebersihan
2. Memisahkan makanan yang matang dan mentah
3. Menyimpan pada suhu aman
4. Memasak dengan benar
5. Memilih bahan baku yg benar

Di akhir wawancara Jony Idrus menyampaikan bahwa saat ini dari kami (BPOM) sudah melakukan sidak kelapangan mulai awal puasa, kita sudah melakukan pengawasan baik takjil maupun di Swalayan – swalayan yang kita namakan kegiatan uji cepat langsung di Pasar – pasar kaget untuk menguji bilamana Adanya borax, formalin di Kota Kediri, Kabupaten Kediri dan di Blitar. Ujarnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here